PURWOKERTO – Konferensi Internasional tentang Hukum, Pemerintahan dan Keadilan Sosial (ICOLGAS) ke-2 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dari 3 sampai 4 Nopember 2020 membahas 9 (sembilan) topik.

Dari sembilan topik itu yang paling banyak menjadi sorotan yaitu beberapa tantangan menghadapi pandemik Covid 19.

“Dari 9 topik yang diangkat, memang yang menjadi highlights yaitu beberapa tantangan adanya pandemik Covid 19. Jadi tema-teman itu juga dikaitkan dengan kondisi pandemik juga,”jelas Dekan Fakultas Hukum Unsoed Prof. Dr. Ade Maman Suherman, SH., MH. kepada awak media seusai mengikuti seremoni pembukaan Konferensi di aula Yustisia 3, Gedung FH Unsoed, Purwokerto, Selasa (3/11/2020).

Tidak hanya itu, topik-topik pembahasan dalam ICOLGAS ke-2 juga dikaitkan dengan isu yang paling sensitif yaitu hukum, pemerintahan dan keadilan sosial.

“Ini juga konteksnya tidak hanya nasional. Jadi law, governance dan social justice itu dalam konteks global internasional juga masuk dalam tatanan regional maupun nasional,”lanjutnya.

Menurutnya, isu keadilan yaitu masalah tata kelola itu selalu menarik dalam konteks global karena keadilan tidak bisa tercipta tanda adanya good governance atau tata kelola pemerintahan secara global.

“Karena sebenarnya setiap negara juga policy, kebijakan, regulasinya pun tidak bisa terlepas dari ketentuan- ketentuan global. Sebagai contoh misalkan sekarang standar Covid 19 untuk vaksin mesti under control atau dibawah pengawasan WHO, tidak bisa sendiri-sendiri tanpa koordinasi, tanpa supervisi dari lembaga otoratif yang kompeten di bidangnya,”tandasnya.

Hal ini sebagai bentuk untuk pemerintahan yang global dalam konteks Covid 19.

Selain itu, juga nanti mungkin masalah keadilan dalam konteks pandemik apakah negara semakin miskin atau n sama-sama semua miskin karena kesulitan ekonomi.

“Karena kita lihat juga di Amerika, di Eropa pun kelihatannya belum berakhir. Mereka pun juga tidak mudah untuk mengatasinya,”ujarnya.

Apalagi di negara-negara salah satunya Indonesia yang jumlah penduduknya kurang lebih 260 juta jiwa itu. Tentu dengan peran hukum, pemerintahan dan keadilan sosial yang baik akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakatnya.

Sedangkan Ketua Panitia ICOLGAS 2020, Dr. Tedi Sudrajat, SH., MH. menambahkan dalam konferensi internasional yang kedua ini, tiga isu yaitu hukum, pemerintahan dan keadilan sosial harus di kolaborasikan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Karena hukum tanpa digerakkan oleh peran pemerintah mustahil keadilan sosial bisa terwujud,”imbuhnya.(Rama)

Berikan Tanggapanmu