ONENEWS, SOLO – Ketua Dewan Guru ASKI Pusat Ucok Marisi meminta kepada para tim manager di 16 Propinsi untuk mengingatkan kepada para atletnya untuk tidak meninggalkan arena sebelum ditutupnya Kejurnas Karate ASKI 2020 yang di selenggarakan di GOR Sritex Solo.

Hal tersebut Ucok ungkapkan usai jeda pertandingan pada Mingggu Siang (1/3/2020). Bahkan Ia juga meminta pada seluruh karateka ASKI agar mengenakan sepatu dan tidak menggunakan sandal baik saat penerimaan medali maupun upacara.

” Saya menghimbau agar semua karateka menggunakan sepatu agar tetap terlihat sebagai olahraga, dan bila tidak pakai sepatu sport jangan gunakan alas kaki sekalian agar terlihat ciri khas Karate,”Tegasnya.

Didepan para tim manager Ucok mengaku prihatin bila ada Karateka yang seenaknya tidak memperhatikan aturan. ” Di ASKI ini adalah pendidikan karakter, kalau hal hal sepele seperti itu di abaikan bagaimana bisa menghargaj Karakter, jangan pakai sendal saat terima medali, bila perlu nyeker sekalian malah bagus,” tegasnya.

Kejurnas Karate ASKI 2020 di Solo merupakan ajang dua tahunan perguruan yang memperebutkan piala Ketua Umum Akademi Seni beladiri Karate Indonesia. Tahun ini di ikuti oleh 16 Propinsi di Indonesia dan telah di Buka oleh Ketua Umum ASKI Pusat Saifuloh Nasution pada Sabtu(29/2/2020).(*)

Berikan Tanggapanmu