ONENEWS, PURWOKERTO – Jelang senja hari terakhir putaran pertama seri kedua Proliga di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, tim putra Jakarta BNI 46 tampak berupaya meraih poin dari perlawanan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS), Minggu (2/2/2020).

Dalam permainan ketat yang dimulai pukul 16:0/ WIB tersebut i set pertama, tim Coach Samsul Jaiz berjuang begitu kerasnya hingga meraih skor 23-25.

Tak mau ketinggalan, di set kedua, Zulfikri dan kawan-kawan berhasil menorehkan skor 25-21 sehingga kedudukuan menjadi 1-1.

Dengan kedudukan imbang itu, membuat tim Jakarta BNI 46 semakin pede untuk bisa menyelesaikan set ketiga yang berakhir 25-17.

Di set keempat, tim SBS besutan pelatih Ibarsjah Djanu Tjahjono, harus mengakui ketangguhan Jakarta BNI 46 yang berakhir 25-21.

Sesuai dengan pertandingan, pelatih Jakarta BNI 46, Samsul Jaiz mengatakan  pertandingan dengan SBS itu tidaklah mudah, karena poin ke 16 ke atas sangat penting.

“Saya takut justru  pada set keempat saat poin 21-16 karena pemain bisa nerves,” kata Samsul Jaiz.

Apalagi di timnya dan SBS, kata Samsul Jaiz ada tiga pemain timnas.

“Sehingga mereka sama sama tahu kelebihan dan kekurangannya,” pungkas Samsul Jaiz.

Sementara pelatih SBS Ibarsjah Djanu Tjahjono mengungkapkan, di set pertama tidak ada masalah dengan pemain-pemainnya.

Namun di set kedua, kata Ibarsjah Djanu, ada beberapa masalah.

“Kesalahan seperti blok perlu dibenahi, sedangkan BNI sangat bagus membangun serangan,” ungkapnya.

Ibarsjah Djanu berharap pada pertandingan berikutnya akan diadakan evaluasi terutama di bola servis.(*)

Berikan Tanggapanmu