LAMA DITINGGAL : Sembilan rumah di Desa Jembayan, Loa Kulu yang ludes terbakar, Senin (2/12/2019) kemarin. (ist)

Rumah Merang, Asal Mula Kebakaran di Desa Jembayan, Loa Kulu

ONENEWS, KUKAR – Kebakaran di RT 15 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (2/12/2019) kemarin menghanguskan sembilan unit rumah. Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat konsleting listrik di rumah milik Pak Merang yang ditinggal kosong lantaran sedang berada di Bali.

Mendengar kabar tersebut melalui media online dan cetak, Ibu Merang langsung angkat bicara. Ia membantah kalau saat itu berada di Bali.

“Saya ada di Samarinda di kontrakan anak saya. Bahkan setelah kebakaran terjadi, saya ada di sana (TKP,Red),” ucapnya kepada harian ini via telepon, Selasa (3/12/2019) pagi.

Yang berangkat ke Bali itu suaminya, Pak Merang. Berangkatnya juga pada saat kebakaran itu terjadi.

“Suami saya berangkat ke Bali untuk urusan dinas. Waktu kebakaran terjadi suami saya sudah di bandara Balikpapan menunggu penerbangan pukul 11 pagi,” terangnya.

Mengenai rumah di Desa Jembayan itu sudah setahun tidak mereka tempati. Karena setelah 20 tahun bertempat disana, ia bersama suami pindah tugas di Pemerintah Daerah (Pemda) Mahakam Ulu (Mahulu). Sementara kedua anaknya melanjutkan pendidikan di Samarinda. Satu kuliah, satunya masih SMA.

“Suami saya sudah tiga tahun tugas di Mahulu, sedangkan saya baru menyusul suami saya setelah anak terakhir lulus SMP di Loa Kulu setahun lalu,” ucap Ibu Merang.

“Setelah anak saya masuk SMA, dia ikut kakaknya yang masih kuliah di Samarinda. Jadi saya bukakan mereka rumah kontrakan, sedangkan saya menyusul suami dan pindah tugas juga ke Mahulu,” tambahnya.

Sehingga tegasnya lagi, rumah di Desa Jembayan itu sudah lama kosong. Bahkan aliran listrik dirumah itu sudah tidak menyala lagi.

“Tetangga dan Pak RT disana tahu kalau setiap malam rumah itu gelap, karena sekringnya sudah saya matikan. Jadi bagaimana mungkin bisa terjadi konsleting listrik?,” cetusnya.

Meski tidak ditempati lagi, Ibu Merang mengaku terkadang mampir ke rumah itu untuk bersih-bersih. Tapi itu ia lakukan apabila sedang turun dari Mahulu ke Samarinda untuk melihat kedua anaknya. Apalagi katanya, di dalam rumah itu masih banyak perabotan rumah dan alat-alat elektronik.

“Masih banyak perabotan dirumah itu, karena tidak mungkin dibawa ke kontrakan semua. Tabung gas juga ada, tapi tidak terpasang, karena kompornya masih di dalam kotak. Apalagi listriknya, sudah tidak menyala,” ujarnya, lagi.

Kemudian tambahnya, ketika sudah tidak ditempati, halaman rumahnya yang luas kerap dijadikan tempat parkir sepeda motor para pemancing. Karena terangnya, tetangga di samping rumah memiliki usaha penyewaan perahu.

“Saya pernah lihat banyak sepeda motor yang parkir dirumah saya, dan itupun tidak saya kenal orang-orangnya,” katanya.

Nah, sebelum kebakaran terjadi, Ibu Merang mendapat informasi dari anak tetangganya bernama Diah. Ketika itu Diah mengatakan kepadanya sempat berpapasan dengan seorang pria yang mengenakan helm dan masker sambil mengangkut televisi LED dan tape panasonik menggunakan sepeda motor matic jenis Honda Scoopy warna putih les pink dari arah rumahnya.

Hal tersebut juga disaksikan oleh tetangga lainnya bernama Muning. Ia melihat pria itu menjatuhkan tape panasonik di depan rumahnya tapi tidak diambil lagi dan ditinggalkan begitu saja.

“Sama tetangga saya tape itu dia (Muning,Red) ambil dan disimpankannya. Dan setelah kebakaran, tetangga saya baru memperlihatkannya kepada saya. Ternyata itu memang benar tape saya yang ada di dalam rumah. Saat ini tape itu saya titipkan ke Pak RT,” urai Ibu Merang.

Awalnya Muning dan Diah sadar kalau itu maling yang membobol rumah keluarga Merang. Bahkan Diah juga sempat teriak maling. Tapi saat bersamaan, terdengar suara teriakan api dari warga lain. Akibatnya Muning dan Diah tidak fokus lagi kepada maling itu.

“Ternyata kebakarannya di rumah saya. Bisa saja itu maling dengan sengaja membakar rumah untuk pengalihan atau menghilangkan jejak setelah mencuri dirumah saya,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu