GAGAL JUAL : Alex saat diamankan di Mapolsek Loa Kulu beserta motor curiannya. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Berangan-angan akan mendapatkan keuntungan, ternyata hanya gigit jari. Itulah yang dialami Alex (19) warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Sebelum berhasil menjual sepeda motor yang dicurinya, Alex malah keciduk Tim Petir Polsek Loa Kulu.

Pencurian yang dilakukan Alex ini terjadi, Selasa (3/12/2019) dini hari pukul 01.30 Wita di Parkiran Workshop PT AMR Fuell Station dan Durung, tepatnya di Desa Jembayan. Ketika itu Alex berhasil mencuri sepeda motor merek Yamaha Vega ZR bernopol KT 6922 UT warna silver milik Ahmadi (22) warga Desa Jembayan.

Sementara kasus ini baru dilaporkan Ahmadi pukul 06.30 Wita usai pulang kerja.

“Ketika dicuri sepeda motor itu tidak dikunci stang, sehingga dengan mudah pelaku mendorongnya hingga 200 meter dari parkiran,” terang Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho, melalui Kapolsek Loa Kulu Iptu Aksaruddin Adam kepada harian ini, Kamis (5/12/2019) siang.

“Kemudian oleh pelaku, sepeda motor itu disembunyikan di dalam semak-semak sekitar 3 meter dari pinggir jalan hauling dan ditutupi dengan daun singkong,” lanjut Aksar, akrab disapa.

Usai dilaporkan, Kapolsek bersama Kanit Reskrim Aiptu Makmur Jaya dan personil langsung bergerak melakukan penyelidikan. Kurang dari 4 jam kasus curanmor ini berhasil terungkap.

“Awalnya kami mendapatkan laporan kalau pelaku ini sering mencuri disini (TKP,Red). Dari laporan itu kami langsung mencari keberadaan pelaku,” kata Aksar.

Pukul 10 pagi Alex berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya. Kepada petugas Alex mengaku pernah bekerja di PT AMR. Namun semenjak menjadi pengangguran, Alex sering terlihat mondar-mandir di warung pamannya, dekat lokasi perusahaan.

“Jadi kalau sudah tengah malam pelaku pasti berkeliaran mencari barang apa saja yang bisa dicuri, baik itu solar maupun ban. Eh kali ini curi sepeda motor,” tutur Kapolsek, lagi.

Saat ini Alex sudah mendekam di penjara dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (NXL)

Berikan Tanggapanmu