MASIH MARAK : Gepeng diamankan di Mapolsek Loa Kulu akibat mengedarkan narkoba di lingkungan kerjanya. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Tim Petir Unit Reskrim Polsek Loa Kulu berhasil mengamankan seorang pengedar narkoba. Dia bernama Gepeng (36), karyawan Perkebunan Kelapa Sawit PT BDA. Dari tangan Gepeng, polisi menemukan tujuh poket narkoba jenis sabu seberat 3,17 gram, lengkap dengan timbangan, bong serta bukti lainnya.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Andrias Susanto Nugroho, melalui Kapolsek Loa Kulu Iptu Aksaruddin Adam mengatakan, Gepeng ditangkap Jumat (6/12/2019) siang sekitar pukul 14.45 Wita di Mess PT BDA yang terletak di Kampung Pondok Ulin, Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar.

“Ini semua berkat laporan warga, akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” ungkap Aksaruddin kepada harian ini, Sabtu (7/12/2019) malam.

Penangkapan Gepeng dilakukan Kanit Reskrim Aiptu Makmur Jaya beserta personil. Ketika itu Gepeng terlihat sedang berjalan kaki sendirian di sekitaran Kampung Pondok Ulin. Karena mencurigakan, polisi segera menciduknya.

Ternyata benar, saat digeledah ditemukan satu poket sabu di dalam kotak rokonya. Kepada petugas, Gepeng mengaku masih menyimpan barang lagi di dalam kamar mess perusahaan.

“Waktu di dalam mess, kami mengamankan enam poket sabu lagi di dalam sebuah dompet,” ucap Aksar, biasa disapa.

Gepeng lalu dibawa ke Mapolsek Loa Kulu. Gepeng mengatakan sudah satu tahun berjualan sabu dan kebanyakan pelanggannya adalah karyawan di perkebunan tempatnya bekerja.

“Harganya bervariasi. Ada yang Rp 200 ribu hingga Rp 800 ribu. Tapi pelaku menyediakan kalau ada yang memesan saja,” jelas Kapolsek.

Akibat perbuatannya, Gepeng telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun. (NXL)

Berikan Tanggapanmu