Photo : Hetifah Sjaifudian (Leo/1News)

ONENEWS, KUKAR – Kader perempuan di Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) harus terus meningkatkan kompetensi dan kualitas. Sehingga pada Pilkada atau Pileg selanjutnya, mereka sudah siap bersaing.

Hal itulah yang disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat ditemui di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Sabtu (21/12/2019) sore.

“Jadi kalau sudah tercalon dan mampu berkompetisi dengan sehat, bahkan sampai terpilih. Saya harap mereka mampu menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya.

Untuk itulah, Hetifah mengaku berkewajiban untuk bertemu dengan para kader wanita di Kukar. Ia berharap, partisipasi perempuan di partai bisa lebih bermakna dan tidak semata-mata hanya di deskripsi dari jumlah presentasenya saja.

“Kalau soal presentase, caleg wanita itu jumlahnya sebanyak 37 persen, tapi hanya terpilih 22 persen,” urainya.

“Kalau mau terpilih 30 persen, sistemnya harus dipermurni. Misalnya satu lelaki satu perempuan. Atau ada blocking site, seperti perempuan dipertarungkan dengan perempuan. Namun itu bukanlah hal yang mudah dilakukan,” tambah Hetifah

Melalui momentum ini, Hetifah mengaku siap menjadi mentor bagi para kader. Apalagi menurutnya, banyak calon leader di Kukar yang sudah siap tampil.

“Ke depan akan banyak kebijakan yang saya inginkan. Bukan hanya untuk perempuan, tapi anak muda juga,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Golkar Kukar, Abdul Rasid menerangkan, saat ini kader perempuan di Kukar sudah diberi ruang sebesar-besarnya. Bahkan saat ini ada peningkatan jumlah kader wanita yang duduk di legislatif.

“Dulu 5 sekarang sudah 7. Ini luar biasa,” jelas Ketua DPRD Kukar.

Rasid melihat, ada beberapa kader perempuan di Kukar yang bagus dan berpeluang. Ia meyakini, para kader tersebut bisa terus meningkatkan kemampuan ke depannya.

Untuk diketahui, Hetifah berkunjung ke Kukar dalam rangka agenda reses pertama setelah dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2019 – 2024. Beberapa agenda dilakukan di Kukar. Salah satunya sebagai narasumber Kegiatan Diklat Perempuan Golkar.

Kegiatan Diklat ini membahas tentang penguatan pemahaman Gender Budget dalam. APBN dan APBD untuk Memperkuat Peran Kader Perempuan Golkar dalam Pembangunan di Kukar.

“Di agenda kali ini, kelompok masyarakat yang saya temui sangat beragam. Mulai dari bidan, anak-anak millenial, sampai anak usia SD. Dengan begitu, saya harap aspirasi tiap kelompok dapat direpresentasikan,” ujarnya.

Hetifah menyampaikan, ada yang berbeda dalam reses kali ini. Yaitu, adanya reses bersama dengan para anggota DPR RI dari dapil Kaltim lainnya.

“Saya sangat senang anggota DPR dari Kaltim ini solid. Dengan adanya kolaborasi, tentu akan lebih mudah mengadvokasi kepentingan Kaltim di level nasional dibandingkan jika kita berusaha masing-masing,” pungkasnya. (*/nxl)

Berikan Tanggapanmu