BANTU CARI : Tim Basarnas dan Polairud Polres Kukar saat menuju lokasi karamnya Kapal LCT Mutiara 77 di Muara Kaman. (Ist)

ONENEWS, KUKAR – Pencarian terhadap Suan, Helper Excavator PT Kapuas Jaya Bersama (KJB) yang hilang tenggelam akibat terbaliknya Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara 77 di KM 47 Sungai Kedang Kepala, Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) hingga, Minggu (1/12/2019) siang terus dilakukan tim gabungan Polsek Muara Kaman dan BPBD Kukar beserta masyarakat.

Mendengar kabar tersebut, Tim Basarnas dikabarkan langsung bersiap untuk terjun membantu pencarian.

“Iya, tim Basarnas hari ini (Minggu,Red) akan berangkat ke Muara Kaman melalui jalur darat,” ucap Kepala Unit Siaga SAR Samarinda, Dede Hariana kepada harian ini, Minggu siang.

Sejumlah petugas Basarnas berangkat menggunakan mobil double cabin yang mengangkut perahu karet. Ia berharap, Suan cepat ditemukan.

“Minta doanya semoga pencarian berjalan lancar dan semua personil selamat dalam bertugas,” ungkap Dede.

Sementara itu, Polairud Polda Kalimantan Timur (Kaltim) juga memerintahkan Polairud Polres Kukar untuk terjun ke lapangan. Hal itu dilakukan untuk menyelidiki penyebab mengapa kapal bermuatan alat berat itu bisa terbalik dan karam.

Kepada pewarta, Kasat Polairud Polres Kukar, AKP T Zia Fahlevie mengatakan, pihaknya sudah berada di Muara Kaman dan dalam perjalanan menggunakan perahu atau long boat ke lokasi karamnya kapal.

“Untuk kesana harus menggunakan perahu, karena tidak ada jalan darat. Selain itu disana susah signal,” kata Fahlevie.

Dalam pemeriksaan ini sebanyak 10 personil di turunkan. Nanti saat di TKP, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polsek Muara Kaman terkait penyebab karamnya kapal.

“Kita lidik dulu apakah ada unsur pidananya atau tidak dalam peristiwa ini,” terang Kasat. (Bay)

Berikan Tanggapanmu