Foto : Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat (int)

ONENEWS, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda terus bergerak melakukan sosialisasi jelang Pemilihan Walikota (Pilwali) dan Wakil Walikota Samarinda pada 23 September 2020 mendatang. Bahkan, Sabtu (23/11/2019) malam nanti, KPU akan menggelar Launching Tahapan Pilwali Samarinda di Kawasan Taman Samarendah, tepatnya di depan Museum Samarinda.

Rencananya launching ini akan berlangsung pukul 19.00 Wita hingga 23.00 Wita. Sehingga selama launching berlangsung, sebagian jalan di Taman Samarendah akan ditutup, yakni dari arah Jalan Bhayangkara menuju Jalan Basuki Rahmat atau ke Jalan Awang Long.

“Iya nanti malam (Sabtu,Red) satu jalur akan ditutup, yang dari arah Jalan Bhayangkara. Tapi dari arah Jalan Awang Long menuju Jalan Bhayangkara bisa dilalui,” jelas Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat kepada harian ini, Sabtu (23/11/2019) siang.

Saat launching, akan ada sejumlah kegiatan. Mulai dari pembacaan puisi, pertunjukkan teater hingga stand up. Selain itu ucap Firman, akan dilakukan pengenalan Jingle (Musik) serta Maskot Pemilu Samarinda yakni Si Waksut (Iwak Pesut).

“Ini bagian dari sosialisasi kami (KPU,Red). Tujuannya agar pemilih atau masyarakat di Samarinda bisa bersiap-siap menyambut pemilu dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di Kota Samarinda,” katanya.

Nanti saat launching akan dihadiri Forkopimda. Selain sosialisasi, sejauh ini KPU Samarinda masih melakukan penentuan jumlah minimal dukungan bagi calon independent atau perorangan. Sementara untuk pendaftaran, jelas Firman, masih menunggu revisi dari pusat berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019.

“Rencananya per tanggal 11 Desember nanti. Tapi karena ada revisi, kami belum bisa menentukan jadwalnya,” tuturnya.

Tercatat hingga saat ini jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Samarinda mencapai 586.386 jiwa. Namun tidak menutup kemungkinan, pada Pilwali 2020 akan mengalami perubahan.

“Jumlah sekarang masih sesuai dengan pileg kemarin. Mungkin nanti bisa ada mencapai hingga 600 ribuan DPT. Karena ada penambahan pemilih pemula serta pemilih khusus yang baru dimasukkan ke DPT lagi,” urainya. (Bay)

Berikan Tanggapanmu