AKHIR CERITA : Wahab saat diamankan Team Alligator Polres Kukar beserta puluhan helm curian. (Ist)

Sebulan Beraksi di Tenggarong, Dijual di Samarinda

ONENEWS, KUKAR – Aksi pencurian helm yang sangat meresahkan warga Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belakangan ini berhasil diungkap jajaran Team Alligator Polres Kukar.

Buktinya, Kamis (14/11/2019) pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wita, Unit Opsnal berhasil meringkus Wahab (32) warga Jalan Imam Bonjol, Gang 10, Kota Samarinda. Dari tangan Wahab, petugas mengamankan puluhan helm curian.

“Semua helm itu kami amankan dari sejumlah penadah di Samarinda,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi AKP Andhika Dharma Sena, melalui Kanit Alligator Ipda Sang Made Satria Damara kepada harian ini.

Wahab ditangkap di Jalan KH Akhmad Muksin, tepatnya di Turapan depan Era Mart Timbau, Tenggarong usai diintai petugas.

“Itu anggota kami (Team Alligator,Red) yang tangkap, bukan warga seperti yang disebutkan salah satu sosial media (sosmed). Selain itu, kalau memposting sesuatu, setidaknya konfirmasi, jangan sampai mengganggu penyelidikan anggota dilapangan,” tegas Satria.Saat diamankan, Wahab hendak pulang ke Samarinda untuk menjual helm yang baru dicurinya.

“Ada enam helm yang dibawanya tadi. Empat dalam plastik kuning, satu disimpan dalam tas, satu dipakai dikepalanya,” urai Kanit.

Ia mengungkapkan, Wahab sudah beraksi di Tenggarong selama satu bulan dengan menggunakan satu unit Honda Beat warna hitam KT 4079 ZL.

“Sehari dia (Wahab,Red) bisa dapat enam helm. Kemudian dia langsung jual ke penadah dengan harga Rp 60 hingga Rp 80 ribu per buah, tergantung kondisi. Uang dari penjualan itu digunakan dia untuk membeli minuman keras (miras) serta membiayai anak istrinya,” beber Satria.

Saat ini lanjutnya, Wahab sudah diamankan di Mapolres Kukar beserta barang buktinya. Kepada petugas, Wahab mengatakan hanya beraksi sendiri, tanpa komplotan.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan helm, bisa datang untuk memeriksa dan melapor ke kami,” imbaunya.Sementara itu, Wahab merupakan residivis narkoba. Selama ini istri Wahab tak mengetahui kalau suaminya bekerja sebagai pencuri helm. Bahkan Wahab mengaku tidak mengetahui kalau aksinya sudah tersebar di sosmed.

“Saya nggak pakai internet, jadi nggak tahu apa aja di sosmed. Saya cuma curi helm saja tiap hari,” aku Wahab kepada petugas. (Bay)

Berikan Tanggapanmu