TINDAK TEGAS : Petugas Patwal Satlantas Polres Kukar saat melaksanakan Operasi Zebra Mahakam di Jalur Poros Tenggarong – Samarinda, Kamis (31/10/2019) pagi.

ONENEWS, KUKAR – Antrian panjang terjadi di Jalur Poros Tenggarong – Samarinda, tepatnya di L1 dekat persawahan. Bukan mengantri bahan bakar, namun antrian berkilo-kilo itu merupakan pengendara yang menghindari Operasi Zebra Mahakam 2019 oleh Petugas Patwal Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (31/10/2019) pagi.

Mereka rela menunggu selama 3 jam hingga razia selesai dilaksanakan. Bahkan berbagai alasan dilakukan, mulai nongkrong di warung es kelapa hingga memeriksa ban kendaraan. Pasalnya, pemeriksaan tersebut dimulai sejak pukul 9 pagi hingga 12 siang.

“Itu pak banyak disana pada berhenti. Mulai dari turunan gunung dekat tikungan banyak truk-truk barang parkir di pinggir jalan,” ucap salah satu warga yang terjaring razia kepada petugas.

Ia menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum sadar akan tertib berlalu lintas.

“Ya kalau belum lengkap, jangan bawa kendaraan. Apa sih susahnya mengurus SIM maupun surat-surat lainnya. Kalau sudah lengkap kan enak. Nggak akan ditindak tegas,” singgungnya.

Selama tiga jam itu, petugas Patwal berhasil menjaring 50 pelanggar.

“Yang kita sasar hari ini kendaraan muatan, seperti truk-truk dan pikap. Tapi kita juga mengincar pengendara mobil dan sepeda motor yang tidak lengkap membawa surat-surat, terutama SIM dan STNK,” jelas salah satu petugas.

Tercatat selama Operasi Zebra Mahakam digelar 23 Oktober hingga 30 Oktober, jumlah pelanggar yang ditindak mencapai 1.832. Tindakan itu bukan hanya dilakukan oleh Satlantas Polres Kukar saja, tapi seluruh polsek jajaran.

“Operasi ini akan terus kita lakukan sampai 5 November. Saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar sadar akan tertib berlalu lintas. Bukan untuk kami, tapi demi keselamatan di jalan raya,” tutur Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Lantas AKP Wisnu Dian Ristanto. (bay)

Berikan Tanggapanmu