KECANDUAN SABU : Malik saat diamankan di Mako Polsek Muara Muntai beserta narkoba jenis sabu. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Tempat sepi tak selalu aman. Buktinya, Rabu (30/10/2019) tengah malam sekitar pukul 00.30 Wita, seorang pemuda bernama Muhammad Abdul Malik (23) warga Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), hanya bisa pasrah saat tertangkap basah menggunakan narkoba jenis sabu.

Penangkapan Malik terjadi di dekat kuburan dekat rumahnya oleh Kanit Reskrim Bripka I Putu Rinda Diantana dan petugas berpakaian preman. Ketika itu Malik sedang menikmati sabu yang baru dibelinya bersama dengan temannya. Tapi sayang, ketika penangkapan, temannya sedang membeli korek gas dan tak kembali.

“Awalnya mereka berdua nyabu di dekat kuburan. Tapi saat itu korek gasnya habis, temannya pergi ke warung untuk membeli,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Muara Muntai Iptu AHA Badulu kepada harian ini, Rabu sore.

“Sewaktu temannya membeli korek itulah anggota menangkap pelaku. Sehingga anggota beranggapan, pelaku menggunakan sabu itu sendirian,” tambah Badulu, lagi.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tiga poket sabu ukuran kecil seberat 0,90 gram brutto. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah pipet kaca yang sudah pecah dan berisikan serbuk sabu di depan rumah Malik.

“Jadi rumah pelaku dekat dengan kuburan itu. Kurang lebih 200 meter,” urai Kapolsek.

Malik lalu dibawa ke Mako Polsek Muara Muntai untuk diperiksa. Kepada petugas, Malik mengatakan sabu itu dibawa oleh temannya yang kabur. Bahkan pria yang bekerja sebagai penjaga sekolah di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu ini juga mengakui sudah mengkonsumsi barang haram ini sejak lulus SMA.

“Dia (Malik,Red) kami tetapkan sebagai pemakai. Dia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu