DEMI KEAMANAN : Personil gabungan di Kecamatan Anggana dan Muara Muntai saat menempuh perjalanan sungai untuk melakukan pengamanan Pilkades serentak, Rabu (16/10/2019) besok. (ist)

46 Personil Gabungan Amankan Pilkades di Kecamatan Anggana

ONENEWS, ANGGANA – Sebanyak 98 desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada Rabu (16/10/2019) besok. Dari 16 kecamatan yang ada di Kukar, hanya dua kecamatan yang tidak melaksanakan, yakni Sanga-sanga dan Muara Jawa.

Agar pelaksanaan tersebut berlangsung aman dan kondusif, Polres Kukar telah mengerahkan sebanyak 545 personil gabungan untuk melakukan pengamanan sejak Senin (14/10/2019) kemarin. Ratusan personil itu terdiri gabungan personil Polres Kukar dan jajaran Polsek, Kodim 0906 Tenggarong serta Brimob Polda Kaltim.

Usai dilepas langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar di Halaman Mako Polres Kukar, ratusan personil itu langsung menuju ke masing-masing desa tempatnya melakukan pengamanan. Ada yang ke wilayah hulu, wilayah tengah hingga pesisir.

Menariknya lagi. Beberapa desa yang melaksanakan Pilkades letaknya sangat jauh dari pusat kota alias di pulau. Sehingga personil yang melakukan pengamanan, harus menempuh perjalanan menggunakaan kendaraan air seperti speed boat maupun long boat.

Seperti halnya di Desa Muara Pantuan dan Tani Baru. Dua desa yang berada di Kecamatan Anggana itu berada di Muara Mahakam. Untuk menuju ke dua tersebut, sejumlah personil gabungan harus mengendarai speed boat, lantaran tidak ada jalan daratnya.

“ Tadi pagi (Selasa,Red) ada enam personil yang dikerahkan ke Desa Muara Pantuan dan Tani Baru. Jarak menuju kesana sekitar 2 jam lewat sungai menggunakan speed boat,” kata Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus kepada harian ini, Selasa (15/10/2019) pagi usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan TPS Operasi Petinggi 2019 di Mapolsek Anggana.

Selain itu, tambahnya, ada bantuan personil dari Polres Kukar, Polair dan Brimob Polda Kaltim serta Koramil Anggana. Sejauh ini kata Firdaus, situasi kamtibmas jelang Pilkades di dua desa itu masih aman dan kondusif.

“ Sejauh ini masih aman dan semoga saja tetap aman hingga pelaksanaan Pilkades selesai,” harapnya.

Perjuangan personil gabungan ini tentu mendapat apresiasi dari pimpinan. Ia meminta kepada seluruh personil agar senantiasa menjaga sikap saat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila ada kejadian menonjol, diharapkan untuk segera dilaporkan kepada pimpinan.

“ Utamakan keselamatan dalam bertugas dan tetap semangat,” imbaunya.Hal serupa juga dialami sejumlah personil di Kecamatan Muara Muntai. Terdapat tiga desa yang harus dilalui melalui jalur sungai, yakni Desa Jantur, Desa Jantur Selatan dan Desa Jantur Baru. Tapi bisa juga melintasi Desa Penyinggahan, Kutai Barat (Kubar). Hanya saja jaraknya lebih jauh.

“ Anggota tadi sudah dikerahkan ke tiga desa itu. Mereka menggunakan perahu ketinting,” kata Kapolsek Muara Muntai Iptu AHA Badulu.

Untuk menuju tiga desa itu, personil harus menempuh perjalanan selama 45 menit hingga 1 jam. 

“ Tergantung situasi air sungainya. Kalau surut bisa lebih lama lagi,” beber Badulu.

Meski demikian, hal itu tak menyurutkan semangat personil.

“ Semua tetap semangat agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar tanpa adanya masalah,” ucap Kapolsek. (bay)

Berikan Tanggapanmu