ONENEWS, KUKAR – Susanti alias Abay (23) pelaku penganiayaan PTA, bocah pria berusia 6 tahun di Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit Reskrim Polsek Sangasanga, Rabu (2/10/2019) pagi.

“ Dia (Susanti,Red) sudah kami tetapkan tersangka hari ini (Rabu,Red),” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Sangasanga Iptu Muhammad Afnan kepada harian ini.

Akibat perbuatannya, Susanti dijerat dengan Pasal 80 ayat 2 UURI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Sementara dari hasil pemeriksaan, Susanti tetap mengaku kesal akan kenakalan PTA.

“ Ngakunya tetap karena kesal, tidak ada alasan lain,” jelas Afnan.

Penganiayaan Susanti terhadap PTA, beber Kapolsek, sudah terjadi selama seminggu terakhir. Tapi yang paling keras dilakukan dua hari sebelum terungkap, yakni pada Minggu (29/9/2019) dan Senin (30/9/2019) lalu.

“ Dua hari itu dia pukuli korban dengan keras ke bagian tubuh dan kepala. Bahkan pelaku mengaku mengangkat badan korban, kemudian dilepaskan jatuh ke lantai keramik,” tutur Afnan.

Perbuatan itu akhirnya membuat PTA kritis hingga tak sadarkan diri. Susanti kemudian sempat membawa PTA ke puskesmas terdekat. Tapi melihat kondisi PTA sangat parah, pihak puskesmas menganjurkan agar segera dibawa ke Rumah Sakit AW Sjahranie Samarinda.

“ Saat korban diantar ke rumah sakit oleh tantenya, pelaku yang ikut mengantar langsung kabur dari rumah sakit. Bahkan nomor handphone pelaku juga di non aktifkan,” ucapnya.

Kasus ini lalu dilaporkan ke Polsek Sangasanga setelah pihak rumah sakit melihat adanya indikasi kekerasan terhadap tubuh PTA. Sementara Susanti berhasil diamankan di rumah orang tuanya di Kelurahan Jawa, Sangasanga, Selasa (1/10/2019) pagi kemarin. (Bay)

Berikan Tanggapanmu