LESTARIKAN LINGKUNGAN : Sejumlah pelajar di Samboja membersihkan Pantai Tanah Merah usai upacara Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) kemarin. (Photo : Bayu)

ONENEWS, KUKAR – Upacara biasanya selalu dilaksanakan di sebuah lapangan atau halaman. Namun berbeda di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar). Saat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin (28/10/2019) kemarin, Polsek Samboja bersama Koramil Samboja mengajak masyarakat untuk menggelar upacara di Pantai Tanah Merah, Samboja.

Tentu saja, pelaksanan upacara berlangsung khidmat. Selain bisa menikmati pemandangan yang indah, angin sejuk selalu menerpa tubuh para peserta. Ditambah lagi, saat ini Kecamatan Samboja telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo, sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) bersama dengan Penajam Paser Utara (PPU).

“Kenapa kami pilih pantai? Karena kami ingin mengajak pemuda-pemudi di Samboja untuk peduli terhadap lingkungan,” ucap Kapolsek Samboja, Iptu Reza Pratama Yusuf R kepada harian ini.

Selama ini, upacara Hari Sumpah Pemuda di Samboja selalu dilaksanakan di tempat formal dan terlalu mainstream. Oleh karenanya, pihaknya mengajak masyarakat untuk merubahnya agar tidak monoton.

“Ini yang pertama kalinya. Kita buat terobosan baru, kita laksanakan di pantai,” ujarnya.Mengingat, generasi millennial saat ini lebih cenderung dengan gadget, individualistis dan kurang peduli lingkungan. Sehingga ungkap Reza, pantai merupakan destinasi yang tepat untuk anak-anak muda.

“Pantai ini selain tempat ekosistem makhluk hidup, juga merupakan asset bagi bangsa dan Negara,” ucapnya.

“Jangan hanya menikmati pantainya saja, tapi kita wajib menjaganya. Karena banyak potensi yang bisa kita manfaatkan. Selain wisata, ada juga perikanan dan lain sebagainya,” tambah Reza.

Untuk itulah, harap Kapolsek, sistem seperti ini harus dijaga. Apalagi masalah sampah di pantai sangat memprihatinkan.

“Banyak pengunjung yang hadir hanya untuk menikmati, tapi tidak menjaga dan membuang sampah sembarangan,” tegas Reza.Sementara itu, Danramil Samboja, Kapten Inf Masrum mengatakan, Samboja merupakan calon IKN yang harus di jaga dan dilestarikan. Selain itu, ia juga berharap, pemuda-pemudi di Samboja sudah siap menerima tantangan yang lebih konten.

“Kita harus belajar dan bersaing. Jangan sampai generasi penerus kita sampai tertinggal. Mudah-mudahan dengan ditunjuknya Kaltim sebagai IKN, bisa membuat Samboja lebih baik lagi,” katanya.

Memang, akunya, pasti ada dampak positif dan negatifnya dengan pemindakan IKN ini. Tapi tegasnya, pemuda-pemudi serta seluruh masyarakat Kaltim, khususnya di Samboja, harus siap.

“Seperti tema upacara kali ini yakni bersatu kita maju,” tuturnya.

Kemudian, Kepala Kantor Syahbandar Samboja, Faisal Rahman mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Apalagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI telah memiliki program Gerakan Bersih Laut dan Pantai (GBLP).

“Program ini sudah berjalan selama 1,5 bulan. Semoga kegiatan ini tidak hanya sampai disini, kalau bisa berlanjut ditahun berikutnya,” harap Faisal.

Ia menerangkan, program GBLP ini rutin dilakukan setiap seminggu sekali oleh Kemenhub. Itu dilakukan di laut, pinggiran sungai hingga kawasan kantor yang ada di Kukar.

“Sementara masih melibatkan karyawan kantor saja. Tapi ke depan, kita akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian, TNI dan pemerintah,” ungkapnya.Terkumpul 500 Kilogram Lebih Sampah

MEMBERSIHKAN sampah-sampah di Pantai Tanah Merah berlangsung hampir 30 menit. Sejumlah pelajar dan masyarakat serta instansi beramai-ramai memasukkan sampah ke dalam plastik kuning. Setelah ditimbang, total sampah yang terkumpul seberat setengah ton atau 500 kilogram lebih.

“Banyak sampahnya om. Jorok betul ya,” cetus Rafli, pelajar kelas 2 SMP PGRI 2 Samboja.

Ia mengaku sedih melihat pantai ditempatnya tidak sebersih yang diharapkan.

“Ini jadi pelajaran bagi kami (Pelajar,Red) di Samboja, untuk menjaga lingkungan. Saya ingin pantai yang ada di Samboja tetap bersih dan terawat,” harap anak seorang nelayan ini.

“Bukan hanya kami, tapi seluruh masyarakat maupun pengunjung. Ayo sama-sama kita jaga pantai ini,” ucapnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu