JADI KORBAN : Majid saat dirawat di Rumah Sakit Hermina karena patah tulang pada bagian hidungnya. (ist)

ONENEWS, SAMARINDA – Aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali berujung ricuh, Senin (30/9/2019) kemarin. Polisi terpaksa melepaskan gas air mata dan menyemprotkan air dari Watercanon agar para demonstran mengosongkan areal di Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda. Pasalnya, batas orasi menolak RUU KUHP dan UU KPK hanya dibatasi hingga pukul 18.00 Wita.

Tak ayal, pedas mata hingga susah bernafas-pun dialami sejumlah demonstran. Meski begitu, tindakan kepolisian sudah sesuai dengan protap yang ada. Tak ada tindakan kekerasan, hanya mencegah seluruh demonstran untuk masuk ke Kantor DPRD Kaltim. Karena di khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Namun disela-sela aksi tersebut, ada hal yang sangat disayangkan. Seorang masyarakat yang hanya ingin menyaksikan aksi itu malah jadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang tidak dikenal. Ialah Majid (54) warga Samarinda.

Ketika itu Majid melihat sekelompok pemuda sedang berusaha naik di atas pohon. Khawatir para pemuda itu terjatuh dan mengalami luka, Majid-pun dengan ringan hati meminta mereka untuk turun dari atas pohon.

Bukannya mendapat ucapan terima kasih, pria yang dikenal sebagai Host atau pembawa acara tim sepakbola PBFC ketika berlaga di Stadion Segiri ini malah mendapat bogeman bertubi-tubi dari para pemuda itu.

“  Saat itu saya berada di bawah pohon. Maksud hati ingin memberi tahu jangan naik pohon, nanti jatuh, mereka malah turun dan mengeroyok saja,” ungkap Majid saat dihubungi harian ini, Selasa (1/10/2019) siang.

Ia tidak mengetahui persis para pemuda itu berasal dari mana. Ia juga tidak bisa membuktikan apakah pengeroyok itu mahasiswa atau bukan.

“ Saya tidak tahu mereka dari mana, yang jelas oknum saja. Jumlahnya yang sayang ingat sekitar 5 hingga 6 orang. Mereka mengeroyok saya semua,” tutur Majid.

Akibat penganiayaan itu, Majid terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, tak jauh dari lokasi unras. Majid mengalami patah tulang pada bagian hidung serta luka lebam pada wajah dan mata, serta beberapa luka robek.

“ Ya ada tiga jahitan. Semoga ini jadi pelajaran bagi yang lain dan saya harap hal ini jangan terulang lagi,” ucapnya. (Vie)

Berikan Tanggapanmu