BENTUK KEPEDULIAN : Manajemen PT PHM saat berfoto bersama awak media dan masyarakat di Dusun Muara Pegah, Desa Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa. (ist)

Melihat Program Kembang Bersinar PT PHM di Dusun Muara Pegah

ONENEWS, KUKAR – Sebanyak 49 Kepala Keluarga (KK) atau 203 jiwa di RT 11, Dusun Muara Pegah, Desa Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya bisa menikmati listrik selama 24 jam.

Penyediaan listrik itu merupakan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) melalui Program Kembang Bersinar dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk perusahaan. Bantuan itu berupa pemasangan Solar Home System (SHS) atau Tenaga Surya.

“ Bantuan ini sudah ada sejak 2018 tahun lalu dan dilakukan dalam dua tahap. Pertama 33 KK dulu, baru selanjutnya 16 KK,” kata Kasi Sosial Desa Muara Kembang, Mukosim kepada awak media, Kamis (3/10/2019) kemarin.

Bantuan dari PHM ini, diakuinya sangat luar biasa. Sehingga masyarakat di Muara Pegah bisa menikmati listrik semua.

“ Dulu masyarakat hanya gunakan genset. Ada yang digunakan untuk satu rumah saja, ada juga yang swadaya untuk dibagi ke rumah-rumah yang lain. Tapi kalau nggak ada genset, ya nggak ada listrik,” beber Mukosim.Ia menerangkan, di Muara Kembang ini terdapat 15 RT (Rukun Tetangga). Yang mana 12 RT berada di daratan, sedangkan 3 RT di laut.

“ 3 RT yang berada di laut yakni di Dusun Muara Pegah, Muara Ulu Kecil dan Muara Ulu Besar. Apabila bantuan dari PHM ini sukses di Muara Pegah, semoga bisa dilanjutkan di dua dusun lainnya, yakni Muara Ulu Kecil dan Besar,” harapnya.

Mengenai perawatan SHS atau Tenaga Surya ini, terang Mukosim, dilakukan dengan iuran bersama masyarakat dan di bantu langsung oleh LPM serta pihak Kelurahan sebagai pengawas.

“ Itu sudah kita musyawarahkan dan semua setuju. Masyarakat akan melakukan iuran dalam rangka merawat bantuan ini agar tahan lama,” katanya, lagi.

Mukosim juga mengucapkan rasa syukur atas bantuan PHM karena telah membantu masyarakat di Muara Pegah. Karena akunya, selama ini banyak hal-hal dan kegiatan yang sudah diberikan oleh PHM dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.

“ Bukan hanya kebutuhan dasar. Beberapa tahun ini terus menerus adanya bantuan dari PHM, baik di bidang pendidikan, kesehatan, termasuk pemasangan tenaga surya ini,” urainya.

Berkat bantuan tersebut, bukan hanya membuat Muara Pegah terang saat malam hari. Tapi perekonomian masyarakat juga meningkat. Apalagi hampir sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah Nelayan.

“ Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan tahan lama serta berdaya guna. Sehingga hal itu dapat terus meningkatkan perekonomian masyarakat di Muara Pegah,” ucapnya.Sementara itu, Ketua RT 11 Sudirman mengaku sudah 26 tahun tinggal di Dusun Muara Pegah atau dulunya dikenal dengan Hotel Kilo. Berbagai bantuan yang ada di Muara Pegah merupakan bantuan dari perusahaan-perusahaan, termasuk PHM.

“ Belum ada perhatian dari mana-mana, hanya perusahaan saja,” bebernya.

Dengan adanya bantuan SHS dari PHM ini, Sudirman mengaku sangat bermanfaat baginya dan masyarakat.

“ Karena dulu pake genset dan setiap malam habiskan 10 liter solar. Tapi karena sudah ada SHS, Alhamdulillah masyarakat disini bisa mengurangi beban pengeluaran,” ungkapnya.

Kunjungan wartawan di Muara Pegah juga didampingi sejumlah manajemen dari PT PHM, seperti Kepala Departemen Media dan Visibilitas PT PHM Weanny Hikmat, Kepala Dinas Komunikasi dan Media Ariono Hadipuro, Koordinator Komunikasi dan Media Hatifah Safitri, dan Staf Komunikasi dan Hubungan Media Carolina Patricia.

“ Kunjungan ini untuk melihat langsung kegiatan yang sudah dilakukan oleh tim CSR, salah satunya Solar Panel yang ada di Muara Pegah,” ucap Weanny mewakili PT PHM.

Ia menerangkan, program yang sudah dilaksanakan ini merupakan kepedulian dari PT PHM.

“ Mudah-mudahan ini jadi inspirasi bagi yang lain. Dimana setiap perusahaan harus berkontribusi terhadap masyarakat di daerah tempatnya beroperasi,” tuturnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu