AKIBAT LENGAH : Kapolsek Loa Janan Iptu Nursan saat mendatangi rumah duka (1). Anggota Polsek Loa Janan saat memperlihatkan sungai di kolong rumah tempat Sofi ditemukan tenggelam (2).

ONENEWS, KUKAR – Malang nasib Askadina Kirey Sofiyansyah alias Sofi. Balita berusia 2 tahun ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di RT 6 Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (29/10/2019) pagi.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Loa Janan Iptu Nursan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, kejadian ini terjadi di sungai tepat di kolong rumah Sofi sekitar pukul 08.30 Wita.

“ Jadi rumah korban ini berada di pinggiran sungai Mahakam. Sebelum hilang tenggelam, korban sedang sarapan di teras rumah (menghadap sungai) sambil disuapin oleh ibunya,” kata Nursan kepada harian ini.

Usai sarapan. Ibunya masuk ke dalam rumah untuk mengambilkan air minum untuk Sofi. Namun sekembalinya dari dalam rumah, ibunya mengetahui Sofi sudah tidak ada di teras.

“ Saat itu ibunya langsung meminta tolong kepada keluarga dan tetangga sekitar. Diduga kuat korban tenggelam di sungai, warga langsung berusaha mencari di tepi sungai Mahakam,” ucap Kapolsek.

Selang 20 menit kemudian, tubuh Sofi ditemukan mengapung di sungai kolong rumahnya oleh warga sekitar bernama Aris Harianto. Tapi sayang, saat itu Sofi sudah tidak bernyawa. Selanjutnya jasad Sofi di evakuasi ke Puskesmas terdekat, baru dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

“ Tadi setelah menerima laporan ada anak tenggelam, saya bersama anggota langsung mendatangi rumah duka,” terang Nursan.

Ketika itu, Kapolsek langsung bertemu dengan ibu serta bapak dari Sofi. Bahkan Kapolsek menyempatkan diri untuk membacakan surah yassin dan do’a untuk Sofi.

Ia juga menuturkan kalau saat itu air sungai sedang pasang. Diperkirakan kedalaman sungai sedang mencapai 2 hingga 4 meter.

“ Saya menghimbau kepada masyarakat, terutama orang tua yang tinggal di pinggiran sungai, agar lebih fokus mengawasi anak-anaknya yang masih kecil. Jangan sampai hal seperti ini terus terjadi. Karena penyesalan selalu datang belakangan,” tambahnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu