JAGA KEBERSIHAN : Para pelajar SD dan polisi di Samarinda membersihkan sampah-sampah sisa unjukrasa di depan Kantor DPRD Kaltim. (ist)

ONENEWS, SAMARINDA – Suasana di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (27/9/2019) pagi sekitar pukul 07.30 Wita dipenuhi sejumlah pelajar dari sekolah dasar (SD). Mereka datang bukan untuk berunjukrasa, melainkan membersihkan sisa-sisa sampah pasca unjukrasa menolak RUU KUHP yang dilakukan ribuan mahasiswa, Kamis (26/9/2019) kemarin.

Bersama para guru, mereka mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan seperti botol, plastik, dan lain sebagainya di Jalan Teuku Umar tersebut.

“ Nggak enak dilihat om, behamburan sampahnya. Jadi saya sama teman-teman mau bersihkan,” ucap salah satu pelajar.

Ia mengaku saat bersekolah, mendapat pendidikan akan pentingnya menjaga kebersihkan lingkungan. Bukan hanya di rumah dan di sekolah saja, tapi di tempat umum juga.

“ Inikan kantor kita juga om. Di sekolah kita di ajarkan jangan kotor-kotor om. Kata bu guru, bersih itu sebagian dari iman,” ungkapnya.Tentu saja, apa yang dilakukan para pelajar SD ini mendapat apresiasi dari kepolisian yang terus berjaga untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat. Sehingga, sebanyak 300 personil langsung ikut serta dalam kegiatan itu.

“ Kami salut dengan anak-anak SD ini. Mereka peduli akan lingkungan sekitar dan semoga menjadi contoh untuk kita semua,” kata Ipda Danovan, personil Polresta Samarinda. (bay)

Berikan Tanggapanmu