BERANTAS NARKOBA : Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi bersama pihak Kejari dan PN Tenggarong saat memusnahkan 6,4 ons sabu. (photo : bayu/1news)

ONENEWS, KUKAR – Sebanyak 6,4 ons atau sekitar 640 gram narkoba jenis sabu, Selasa (24/9/2019) pagi sekitar pukul 10.00 Wita di musnahkan di Halaman Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar). Pemusnahan disaksikan langsung Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tenggarong dan Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong.

“ Narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari Operasi Antik pada 30 Agustus hingga 12 September 2019 lalu,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi kepada wartawan.

Ratusan gram sabu itu diamankan dari enam tersangka. Kapolres berharap pemusnahan barang bukti ini diharapkan bisa meningkatkan niat masyarakat untuk membantu kepolisian untuk memerangi narkoba.

“ Narkoba bukanlah hal yang bagus, bahkan narkoba dapat memberi dampak negatif bagi pemuda dan masyarakat. Sehingga kami (Polres Kukar,Red) akan terus memeranginya,” ungkap Anwar.

Pemusnahan dilakukan dengan cara di blender. Bercampur air, sabu senilai Rp 1,2 miliar itu kemudian dibuang di dalam kloset di dalam kamar mandi.

“ Kalau beredar di lingkungan, sabu sebanyak ini bisa digunakan 10 ribu pemakai. Jadi dengan dimusnahkannya barang bukti ini, kita telah menyelamatkan 10 ribu masyarakat,” tegas Kapolres.

Ke depan, Polres Kukar bersama Kejari dan Pengadilan akan terus berkomitmen memberantas narkoba di Kukar. Ia mengungkapkan, rata-rata kasus pengungkapan narkoba di Kukar terbanyak di Tenggarong.

“ Paling banyak di Tenggarong, tapi ada juga yang beredar di kecamatan-kecamatan,” jelasnya.

“ Apalagi Kukar ini memang merupakan pintu masuk, ada yang bisa lewat darat maupun sungai,” urai Kapolres.

Sementara mengenai asal sabu itu, Kapolres belum bisa menjelaskan lebih dalam.

“ Masih kita selidiki asalnya dari mana,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu