BANTU MASYARAKAT : Petugas Polsek Tenggarong Seberang saat mengumpulkan bantuan di Posko Bantuan Kebakaran Desa Loa Ulung. (ist)

ONENEWS, KUKAR  Sebanyak 17 bangunan di Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) ludes terbakar pada, Kamis (26/9) siang lalu. Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal. Beruntung dalam musibah ini tak ada korban jiwa, namun kerugian di tafsir mencapai Rp 1,7 miliar.

Melihat situasi tersebut, Kepolisian Sektor Tenggarong Seberang langsung cepat tanggap. Pada hari itu juga, Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf memerintahkan personilnya untuk membuka posko bantuan kebakaran.

“ Kami buka di lapangan sepakbola tak jauh dari lokasi kebakaran. Hingga saat ini kami masih menerima bantuan berupa apapun untuk dibagikan kepada para korban,” kata Rauf kepada harian ini, Sabtu (28/9) lalu.

Tak hanya itu, posko ini juga disiapkan sebagai tempat beristirahat bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal pasca kebakaran.

“ Sudah banyak yang menyerahkan bantuan ke posko kami. Bahkan bantuan yang terkumpul sudah kami serahkan kepada para korban, baik sembako, pakaian hingga uang tunai,” urai Kapolsek.

Tentu saja, tindakan ini mendapat dukungan dari Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar. Karena jelas Rauf, tugas Polri adalah melayani, mengayomi dan menjaga masyarakat.

“ Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan meringankan beban para korban. Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada. Jangan sampai musibah ini kembali terjadi,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu