SIAP JAGA : Seluruh calon kades di Kecamatan Loa Kulu bersama Muspika melaksanakan deklarasi damai. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Kamis (19/9/2019) pagi sekitar pukul 08.30 Wita, Kecamatan Loa Kulu menjadi kecamatan pertama yang melaksanakan deklarasi sekaligus penandatangan Pilkades damai. Tentu saja, itu membuktikan bahwa seluruh desa beserta muspika Loa Kulu siap menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan.

“ Saya ingin mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan deklarasi dan penandatangan kesepakatan pilkades damai ini. Mudah-mudahan melalui momentum ini bisa menjadi tonggak awal pelaksanaan pilkades yang aman, damai dan sejuk, khususnya di wilayah Loa Kulu,” ucap Kapolsek Loa Kulu, Iptu Aksaruddin Adam.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung BPU Loa Kulu. Dalam kesempatan itu Kapolsek menerangkan, pilkades serentak ini akan dimulai satu bulan lagi. Dimana terdapat 103 desa di 16 kecamatan yang akan melaksanakan pesta demokrasi tersebut.

“ Kalau di Loa Kulu ada 9 desa dari 15 desa. Itu terdiri dari Desa Loa Kulu Kota, Loh Sumber, Sumber Sari, Ponoragan, Sepakat, Rempanga, Jongkang, Jonggon Jaya dan Lung Anai,” tutur Aksar, akrab disapa.Untuk itu lanjutnya, diharapkan kepada seluruh pendukung calon agar menghindari terjadinya gesekan, terutama saat tahapan kampanye. Sehingga Kapolsek meminta kepada calon kades untuk tidak melakukan money politik (politik uang), kampanye hitam, kampanye negative, serta tidak memprovokasi calon kades lainnya.

“ Yang terpenting itu para calon kades bisa mentaati aturan dan tahapan yang sudah dibentuk oleh panitia. Kemudian saya mohon kepada para calon kades yang melakukan kampanye agar memberitahukan kepada Polsek Loa Kulu untuk dilakukan pengamanan,” imbau Aksar.

Kapolsek meyakini, apabila muspika bersama panitia, serta para calon kades bisa bekerjasama, maka pelaksanaan pilkades di Loa Kulu bisa berjalan aman, damai dan sejuk.

“ Saya meminta kepada calon kades yang terpilih nanti agar tidak melakukan euphoria yang berlebihan. Sehingga hal itu tidak menyinggung calon yang kalah. Sementara yang kalah, jangan berkecil hati, karena masih ada kesempatan untuk bersaing pada pilkades yang akan datang,” ungkapnya.Untuk diketahui, dalam deklarasi ini juga dihadiri Camat Loa Kulu H Ardiansyah, Danramil Loa Kulu Kapten Inf Agus Sudjoko, Koordinator Pilkades H Kalhairuni, serta tokoh masyarakat dan 37 calon kades. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembacaan serta penandatangan kesepakatan bersama pilkades damai.

 16 Oktober mendatang adalah tahapan pencoblosan. Pesan saya kepada calon kades agar jangan saling menyudutkan dan menjatuhkan. Lebih baik para calon kades bisa memberikan penyampaian visi dan misi program pembangunan desa ke depannya,” kata Camat Loa Kulu, H Ardiansyah.

Sementara itu, Danramil Loa Kulu Kapten Inf Agus Sudjoko menegaskan, para calon kades harus siap menang dan kalah. Ia berkeyakinan kalau pilkades di Loa Kulu dapat berjalan baik dan aman.

“ Ke depan, pada tahun 2020 kita juga akan menghadapi Pilbup Kukar. Untuk itu saya meminta kepada seluruh muspika dan masyarakat agar sama-sama menjaga sportifitas dan menjaga nilai luhur kita,” tuturnya.

Terkait pilkades nanti, Danramil berharap panitia bisa bersikap netral dan duduk ditengah-tengah agar para calon kades terayomi.

“ Saat ini masyarakat sudah pintar, sehingga saya minta calon kades agar tidak melakukan politik uang dan lain sebagainya. Kalau bisa para calon bisa bersaing dengan sehat dan sampaikan program unggulannya masing-masing dihadapan masyarakat,” pinta Agus. (bay)

Berikan Tanggapanmu