BENTUK TINDAKAN : Kapolsek Loa Janan Iptu Nursan saat memberikan sambutan. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Memasuki musim kemarau, sejumlah daerah di Pulau Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim) marak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sehingga aparat Kepolisian di Kutai Kartanegara (Kukar) terus bergerak cepat untuk mencegah sekaligus mengatasi permasalahan tersebut.

Sehingga, Rabu (11/9/2019) pagi tadi sekitar pukul 08.30 Wita di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kukar. Jajaran Polsek Loa Janan menggelar apel bersama dalam rangka Pelatihan dan Pembentukan Relawan Karhutla.

“ Musim kemarau di Loa Janan sudah berlangsung beberapa bulan belakangan ini,” kata Kapolsek Loa Janan, Iptu Nursan.

Sehingga lanjutnya, Karhutla rawan terjadi, termasuk di kawasan Hutan Tahura, Bukit Soeharto.

“ Potensi kerawanan kebakaran sangat tinggi. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat di Loa Janan agar tidak membakar lahan perkebunan dan sama-sama menjaga hutan dan lahan,” imbau Nursan.

Namun, tambahnya, ia menilai saat ini kinerja dan sinergitas antara Polri dan TNI serta pemerintah termasuk pihak perusahaan dan masyarakat di Loa Janan sudah berjalan baik.

“ Saya harap semua ini bisa dipertahankan, terutama sinergitas dalam penangangan Karhutla. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak,” tutur Kapolsek.

Untuk diketahui, apel ini dihadiri jajaran Polsek Loa Janan, Koramil Loa Janan, UPTD Tahura Bukit Soeharto, Pemadam Kebakaran, anggota DPRD Kukar, pihak perusahaan, Ketua RT se-Desa Batuah, serta para tokoh masyarakat dan relawan. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 10.30 Wita. (bay)

Berikan Tanggapanmu