PHOTO : KETUA DPRD KUKAR, ABDUL RASID (Doc)

Saat Abdul Rasid Ngobrol Bareng Wartawan

ONENEWS, KUKAR – Semua orang pasti menginginkan nasib yang baik dan mempunyai mimpi menjadi yang terbaik di masa depannya. Namun nasib dan mimpi seseorang di masa depannya tak bisa diprediksi oleh siapapun. Istilah kehidupan bagaikan roda memang benar adanya.

Seperti sosok satu ini. Ya dialah Abdul Rasid, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar). Kepada harian ini, Rasid, sapaan akrabnya, mengaku sama sekali tak menyangka akan menjadi ketua dewan. Bahkan ia mengaku berangan-angan hanya ingin bekerja sebagai honorer di pemerintahan.

“ Dulu sempat dua kali ikut tes honorer. Tapi karena nggak tahu mau minta tolong kemana, akhirnya gagal semua,” ungkapnya.

Ia mengaku tergiur menjadi honorer dikala itu. Karena akunya, menjadi honorer terbilang cukup mapan dan bisa membayar biaya kuliahnya. Namun karena dirinya selalu gagal, akhirnya Rasid bekerja sebagai petugas keamanan di pos pramuka.

“ Jadi ketika itu saya sambil bekerja sambil kuliah,” ucap Rasid.

Tak mudah untuk belajar sembari mencari biaya itu. Bahkan aku Rasid, dirinya baru lulus setelah 7 tahun berkuliah di Unikarta dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE).

“  Waktu saya lulus itu, saya sempat bertemu dengan salah satu dosen, dia langsung bilang ke saya ‘akhirnya kamu lulus juga sid’,” beber pria kelahiran Tenggarong, 10 Maret 1976 ini.

Setelah meraih gelar sarjana. Rasid kemudian berkiprah di dunia politik. Rasid masuk ke dalam kepengurusan di DPD Partai Golkar Kukar di era Rita Widyasari sebagai Wakil Sekretaris Bidang Organisasi. Kemudian pada tahun 2014, Rasid pertama kalinya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kukar dan berhasil duduk pada periode 2014-2019.

Duduk sebagai wakil rakyat melalui dapil Tenggarong, Rasid langsung dipercaya menjadi Ketua Fraksi Golkar. Selanjutnya pada 2016, Rasid ditunjuk sebagai Ketua DPD Partai Golkar menggantikan Rita Widyasari hingga sekarang.

Perjalanan karier Rasid tak hanya sampai disitu. Pada 2019, Rasid kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kukar dan terpilih. Rasid kali ini ditunjuk oleh Partai Golkar, selaku peraih suara terbanyak di Kukar, untuk menjabat Ketua DPRD Kukar periode 2019-2024.

“ Alhamdulillah ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat Kukar. Saya akan berusaha menjaga amanah yang diberikan kepada saya,” katanya.

Untuk diketahui, DPRD Kukar resmi memiliki unsur pimpinan yang baru. Untuk jabatan Ketua di jabat oleh Abdul Rasid (Partai Golkar), sementara jabatan Wakil Ketua di isi oleh tiga nama, yakni Alif Turadi (Partai Gerindra), Didik Agung Eko Wahono (PDI-P), dan Siswo Cahyo (PKB).

Pelantikan unsur pimpinan tersebut dilakukan, Senin (23/9/2019) pagi sekitar pukul 10.00 Wita dalam Sidang Paripurna Istimewa dengan agenda Pengambilan dan Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kukar periode 2019-2024. Pelantikan dipimpin langsung Kepala Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong. (Bay)

Berikan Tanggapanmu