KEDAPATAN BAWA : Mobi pikap milik Sr diamankan di Mako Polsek Loa Kulu beserta 56 potong kayu ulin illegal. (ist)

ONENEWS, KUKAR – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Loa Kulu berhasil mengamankan seorang pelaku illegal loging atau kayu illegal. Ia berinisial Sr (43) warga Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Dari tangan Sr, petugas mengamankan satu unit mobil Suzuki Carry Pikap bermuatan 56 potong kayu ulin.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Loa Kulu Iptu Aksaruddin Adam mengatakan, Sr diamankan Minggu (8/9/2019) sore lalu sekitar pukul 17.00 Wita di Jalan Poros Loa Kulu – Loa Janan, tepatnya di Jalan H Masdamsi, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu.

Berawal saat petugas Polsek Loa Kulu sedang melaksanakan patroli rutin ke arah Tenggarong. Sesampainya di Jalan Masdamsi, petugas melihat mobil pikap bermuatan kayu dan tampak mencurigakan.

“ Oleh anggota, mobil tersebut langsung dikejar dan dihentikan. Setelah itu anggota meminta pelaku untuk memperlihatkan identitas atau dokumen kayu tersebut,” kata Aksaruddin kepada harian ini, Selasa (10/9/2019) pagi.

Karuan saja, Sr yang tidak memiliki apa yang diminta hanya bisa pasrah. Sr mengakui kalau kayu yang dibawanya itu adalah illegal atau tanpa dokumen. Kemudian Sr diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Loa Kulu beserta barang buktinya.

“ Kayu itu dibelinya di Desa Jonggon dan rencananya mau dijual lagi di Loa Janan. Dia membeli dengan harga Rp 2,5 juta dan dijual Rp 3 juta,” urai mantan Kanit Alligator Polres Kukar ini.

Akibat perbuatannya, Sr sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“ Ini bukan yang pertama kalinya. Ini sudah sering kali dia lakukan dan itu dilarang,” (bay)

Berikan Tanggapanmu