KENA LONGSOR : Kapolsek Loa Kulu Iptu Aksaruddin Adam saat meninjau lokasi ambruknya tiga unit rumah di Desa Jembayan, Kamis (22/8) pagi.

ONENEWS, KUKAR – Suasana di Jalan Poros Loa Kulu – Loa Janan, tepatnya di RT 04 Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (22/8/2019) pagi mendadak ramai. Sebanyak tiga unit rumah mendadak masuk sungai alias ambruk akibat tanah yang terletak dipinggiran sungai Mahakam tersebut longsor.

Saat ditemui awak media, Kapolsek Loa Kulu Iptu Aksaruddin Adam membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan ambruknya tiga rumah itu terjadi pukul 08.00 Wita dan tidak memakan korban jiwa.

“ Untuk saat ini, kami akan berkoordinasi dengan perusahaan agar kendaraan besar bisa melintasi jalur alternatif milik perusahaan terlebih dahulu. Karena khawatirnya apabila makin dibiarkan, akan semakin terkikis tanahnya,” jelas Aksar, akrab disapa.

Guna mengantisifasi hal-hal yang tidak diinginkan, terang Aksar, pihaknya menempatkan sejumlah personil Polsek Loa Kulu untuk melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Terutama untuk mengantur arus lalu lintas yang melintas.

“Mungkin yang tadinya banyak melintas, kita buat satu persatu (bergantian melintas) untuk antisipasi,” kata Kapolsek.

Mengenai kerugian dalam musibah ini, ungkap Aksar, belum diketahui lebih pasti. Namun pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi longsor agar mengungsi sementara.

“ Saya minta mengungsi dulu sembari melihat kondisi di lokasi sudah kembali aman. Khawatir kalau terjadi longsor susulan,” pintanya.

Sementara itu, Ketua RT 04, Sukri Rimpung menerangkan, longsor ini diduga akibat tanah mengalami abrasi, ditambah lagi banyaknya kendaraan besar yang sering melintas.

“ Kalau ada kendaraan diatas 10 ton yang lewat, jalan ini lama-lama bisa patah. Bahkan sering kali rumah kami bergetar saat kendaraan besar melintas,” ucap Sukri.

Pergeseran tanah ini sudah diketahui beberapa hari yang lalu, sehingga sejumlah warga yang rumahnya sudah ambruk maupun terdampak, sempat mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih aman.

“ Mereka ada yang mengontrak dan mengungsi tempat keluarganya. Sebenarnya kejadian ini sudah tiga hari lalu mulai terjadi, tapi yang parah tadi pagi (Kamis,Red),” jelas Sukri, lagi.

Tentu saja, musibah ini membuat warga sekitar kaget. Kepada pewarta, Tamsil Ismail, salah seorang warga yang rumahnya terdampak mengaku kaget melihat tiga rumah tetangganya ambruk secara bersamaan. Sedangkan rumahnya sendiri, hanya sebagian saja yang masuk sungai.

“ Langsung saya bongkar habis dibantu warga lain, takutnya ada terjadi longsor susulan. Jadi untuk sementara ini saya mengontrak dulu bersama keluarga,” ucapnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu