CARI KORBAN : Petugas Polsek Tabang bersama masyarakat mencari keberadaan Lutfi, pemuda yang hilang tenggelam di Sungai Belayan, Tabang. (ist)

OneNews, KUTAI KARTANEGARA – Malang bagi M Lutfi Fariski. Pemuda berusia 22 warga pendatang asal Kelurahan Makmur Mulia, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan hilang tenggelam di Sungai Belayan, Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kejadiaan naas ini terjadi, Minggu (11/8/2019) sore kemarin sekitar pukul 14.30 Wita. Hingga kini pihak kepolisian dari Sektor Tabang beserta masyarakat sekitar masih berusaha mencari keberadaan Lutfi.

“ Sampai hari ini kami masih mencari korban,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tabang Iptu Mansyur, melalui Wakapolsek Ipda Anas kepada harian ini, Senin (12/8/2019) pagi.

Tenggelamnya karyawan PT Triananda Pratama (TAP) ini berawal saat Lutfi sedang berenang bersama lima rekannya, yakni Kamaruddin Yansen, Muhammad Saleh, Jefri Arianto dan Deki Setiawan. Kebetulan saat itu, air sungai belayan sedang surut. Sehingga, Lutfi yang diketahui tidak bisa berenang, juga ikut turun ke sungai.

Namun, lanjut Anas, meski air surut, tapi arus sungai sangat deras. Bahkan saat itu, Lutfi tak sadar terus berjalan hingga ke tengah sungai.

“ Ketika itu korban langsung terseret arus sungai, sementara teman-temannya yang melihat kejadian itu tak sempat menolong dan korban hilang tenggelam,” tutur Wakapolsek.

Usai kejadian, ke empat rekannya langsung melaporkan hal itu ke Polsek Tabang. Kemudian pencarian dilakukan sejak Minggu kemarin hingga hari ini dengan menyisiri sungai menggunakan perahu ces.

“ Minta doanya semoga korban cepat ditemukan,” harap Anas. (bay)

Berikan Tanggapanmu