HASIL SWADAYA : Anggota Polsek Tenggarong Seberang bersama masyarakat saat memotong hewan kurban. (Photo : Bayu/1News)

OneNews, KUTAI KARTANEGARA – Perayaan Hari Raya Idul Adha selalu diwarnai dengan pemotongan hewan kurban. Melalui moment tersebut, Kepolisian Sektor Tenggarong Seberang langsung mengajak masyarakat dan perusahaan setempat untuk bersama-sama berkurban.

Ternyata ajakan itu berhasil. Sebanyak 8 hewan kurban berhasil dikumpulkan. Nantinya daging hasil kurban itu akan dibagikan ke warga yang berhak yakni fakir miskin atau tidak mampu di 18 desa yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang.

“ Ada 5 sapi dan 3 kambing yang dikurbankan hari ini (Minggu,Red). Itu semua merupakan sumbangan dari masyarakat, perusahaan dan juga Polsek Tenggarong Seberang,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf kepada harian ini, Minggu (11/8/2019) pagi.Terkumpulnya hewan-hewan kurban ini, jelas Rauf, berawal dari acara ngopi bareng program Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar. Ketika ngopi tersebut, Kapolsek langsung mengutarakan ide berkurban bersama ini.

“ Sudah seminggu lalu saya sampaikan soal ini, dan alhamdulillah banyak yang berminat,” ungkapnya.

Kegiatan kurban bareng ini, merupakan kali pertama di Polsek Tenggarong Seberang. Biasanya ucap Rauf, hanya dilakukan masing-masing. Bahkan dalam kegiatan ini, Polsek Tenggarong Seberang juga bekerjasama dengan Ketua MUI Tenggarong Seberang, KH Zainuddin Mansyur dan Sekretaris FKUB Kukar.

“ Saat pemotongan hewan kurban ini, selain MUI dan FKUB, kami juga melibatkan masyarakat sekitar,” tuturnya.Pemotongan hewan kurban berlangsung di Kantor Mako Polsek Tenggarong Seberang. Setidaknya sebanyak 250 kupon sudah dibagikan ke masyarakat yang telah di data oleh Bhabinkamtibmas dengan berkoordinasi pihak desa dan RT. Nantinya, sekitar pukul 13.00 Wita hingga 16.00 Wita, pembagian daging akan dilakukan.

“ Ada tiga posko yang kami siapkan saat pembagian daging, yakni di Halaman Kantor Desa Bukit Pariaman atau Separi 1, Kantor Polsek Tenggarong Seberang dan Pos Polisi Pelabuhan Desa Perjiwa,” urai Rauf. (Bay)

Berikan Tanggapanmu