BELUM KAPOK : Ihsan saat diamankan di Mako Polsek Anggana. (ist)

OneNews, KUTAI KARTANEGARA – Rehabilitasi ternyata tak menjamin seorang pemakai akan berhenti untuk mengkonsumsi narkoba. Buktinya, seorang pemuda di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali berurusan dengan aparat kepolisian lantaran kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu.

Ialah Ihsan (23) warga Desa Handil Terusan. Ia diamankan Unit Reskrim Polsek Anggana pada, Minggu (4/8/2019) lalu sekitar pukul 03.00 Wita.

“ Ini yang ketiga kalinya dia (Ihsan,Red) diamankan. Dulu tahun 2018 pernah dua kali dan hanya menjalani rehabilitasi saja. Tapi kali ini dia kami proses hukum,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus, Rabu (7/8/2019) siang.

Tertangkapnya Ihsan berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa di Desa Handil Terusan kerap terjadi jual beli narkoba. Saat dilakukan penyelidikan, petugas mengetahui ada seorang pemuda yang baru saja membeli narkoba dan akan memakainya dirumah.

“ Ternyata pemuda itu adalah Ihsan. Selanjutnya anggota langsung mendatangi rumahnya,” ucap Firdaus.

Setibanya dirumah Ihsan, petugas langsung melakukan penggerebekan ke dalam kamarnya disaksikan oleh ibunya.

“ Waktu anggota masuk, dia baru saja memakai narkoba. Setelah kita geledah, kami temukan satu poket narkoba bekas dipakainya di dalam sebuah tas kecil,” terangnya.

Pasrah dengan kelakuan Ihsan yang tak kunjung sadar, ibunya mempersilahkan petugas untuk membawa anaknya tersebut ke kantor polisi.

“ Ibunya sudah bingung, karena saat 2018 itu sudah banyak keluar uang untuk membiayainya. Jadi sekarang kita proses hukum biar jera,” ungkap Firdaus, lagi.

Belakangan diketahui, uang yang selama ini dibelikan sabu oleh Ihsan adalah uang pemberian ibunya untuk sang istri. Pasalnya saat ini, Ihsan masih berstatus pengangguran alias belum memiliki pekerjaan.

“ Jadi uang yang harusnya diberikan istri malah dibelikannya sabu,” beber Kapolsek.

Usai diamankan, Ihsan lalu dibawa ke Mako Polsek Anggana. Dari pengakuan Ihsan, sabu itu dibeli di Samarinda.

“ Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu