HILANG TENGGELAM : Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf usai memeriksa jasad Fredi bersama Kaur Inafis Polres Kukar Aiptu Dian Heri Wahyudi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (Ist)

ONENEWS, KUKAR – Minggu (25/8/2019) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, warga Desa Separi, tepatnya di RT 07 Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan mayat mengapung di tepi sungai Mahakam. Mayat pria yang ditemukan dengan kondisi membengkak itu mengenakan baju kaos warna merah putih serta celana pendek warna hitam.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf membenarkan penemuan mayat ini. Ia menerangkan kalau mayat tersebut bernama Fredi (25) warga Desa Senoni RT 03, Kecamatan Sebulu.

“ Awalnya tidak ada yang tahu, tapi belakangan ada warga Desa Senoni yang melapor ke kami kalau dia kehilangan anak (Fredi,Red). Kemudian warga tersebut mendatangi kami untuk memastikan apakah benar anaknya atau bukan,” jelas Rauf kepada harian ini.

Setibanya di lokasi, Badrie, warga Senoni itu langsung memeriksa mayat yang ditemukan. Ternyata kata Rauf, itu benar anaknya bernama Fredi, yang hilang sejak dua hari lalu atau sejak hari Jumat (23/8/2019).

“ Dari keterangan keluarganya, korban ada menderita sakit maag akut. Diduga kuat korban terjatuh ke sungai yang berada dibelakang rumahnya,” tutur Kapolsek.

Atas kejadian ini, pihak keluarga tidak merasa keberatan. Sehingga terang Rauf, tidak dilakukan visum lebih spesifik terhadap Fredi.

“ Tadi sempat kita periksa sebentar bersama Inafis Polres Kukar di puskesmas. Hasilnya tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, jadi korban murni meninggal karena tenggelam,” katanya.Setelah itu, lanjut Rauf, pihaknya menyerahkan jasad Fredi ke pihak keluarga untuk dibawa ke Desa Senoni untuk dikebumikan.

“ Sudah kita serahkan, tadi dibawa menggunakan ambuland pukul 10.55 Wita,” jelasnya, lagi.

Penemuan jasad Fredi pertama kali diketahui oleh Ari (19) dan Iwan (48), warga Desa Separi. Ketika sedang duduk-duduk dipinggir sungai, keduanya melihat ada benda mengapung dan hanyut menyerupai sesosok manusia sekitar 10 meter dari tepi sungai.

Setelah dipastikan itu mayat, keduanya lalu menarik mayat tersebut menggunakan tali rafia hingga ke tepi. Selanjutnya oleh keduanya penemuan ini dilaporkan ke ke Polsek Tenggarong Seberang untuk dilakukan evakuasi. (bay)

Berikan Tanggapanmu