NEKAT LOMPAT : Musadi, Relawan Sungai Lais saat memperlihatkan lokasi Riski yang melompat dari atas Jembatan Mahkota 2 Samarinda, Minggu sore. (ist)

OneNews.ID, SAMARINDA – Suasana di Jembatan Mahkota 2, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mendadak heboh. Seorang pemuda berusia 22 tahun dikabarkan melompat ke sungai Mahakam dari atas jembatan, Minggu (3/8/2019) sore pukul 15.00 Wita.

Informasi yang dihimpun, pemuda itu bernama Riski alias Bala (22) warga pendatang asal Sulawesi. Saat kejadian Bala sedang jalan-jalan di atas jembatan bersama empat temannya menggunakan dua unit sepeda motor. Bala dibonceng seorang temannya, sedangkan tiga teman lainnya bonceng tiga.

“ Tadi pas saya dengar dari keterangan temannya yang menjadi saksi, saat itu korban tiba-tiba lompat dari sepeda motor yang masih dalam keadaan jalan. Kemudian korban menuju pinggiran jembatan dan langsung terjun ke sungai,” ucap Musadi, Relawan Sungai Lais kepada 1News.

Rizki yang melompat dengan mengenakan baju biru tua dan celana panjang hitam dikabarkan nekat melakukan hal itu lantaran patah hati akibat cintanya di tolak oleh seorang wanita. Keterangan itu diperoleh dari kedua temannya Fajar dan Rosul yang melihat langsung saat Riski melompat.

“ Waktu ditanya polisi mereka bilang sebelumnya korban sempat cerita cintanya habis ditolak,” tambah Musadi yang berada di lokasi kejadian.

Hingga kini, petugas Polsek KP3 Samarinda bersama sejumlah relawan dan BPBD Samarinda masih berupaya mencari keberadaan pemuda yang ngekos di Simpang Pasir, Kecamatan Palaran itu. Menurut keterangan para saksi, sebelum kejadian Riski habis mengkonsumsi berbagai jenis minuman keras (miras).

“ Kata temannya mereka habis minum-minum tuak, anggur dan bir,” urai Musadi.

Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, didampingi Kasubag Humas Ipda Danovan saat dikonfirmas membenarkan kejadian ini. Saat ini pihaknya melalui KP3 masih melakukan penyelidikan dan pencarian dilapangan.

“ Benar mas. Memang ada kejadian orang lompat dari Jembatan Mahkota 2. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan pencarian dilokasi,” kata Danovan. (bay)

Berikan Tanggapanmu