Photo : Iptu Romi (1News)

1News.id, Kutai Kartanegara – Sebanyak 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Honorer di Lingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kukar dan Satuan Reskoba Polres Kukar, pada 3 Juli 2019 lalu. Dari hasil pemeriksaan tersebut, 2 ASN dinyatakan positif narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini, Rabu (17/7/2019) siang.

“ Sebenarnya ada lima yang positif saat tes urine, tapi tiganya bukan terindikasi narkoba, hanya dua saja yang positif memakai sabu,” beber Romi.Tes urine dalam rangka program Janda Narkobantara (Jangan Ada Narkoba di Kantor Kita) tersebut melibatkan dokter dari RSUD AM Parikesit dan Dokkes Polres Kukar serta BNK Kukar dan digelar langsung di Kantor BPKAD Kukar. Setelah lima PNS terindikasi positif saat tes urine, BNK kemudian melakukan Assessment atau sesi wawancara terpisah pada 5 Juli 2019.

“ Ketika Assessment itu, dua PNS mengaku memakai narkoba. Mereka berinisial ZA dan S. Bahkan salah satu dari mereka sudah menggunakan sabu sejak 2010 dan itu mereka beli di Loket Pasar Segiri Samarinda,” beber Romi.

Karena terbukti memakai sabu, terhadap dua PNS itu dilakukan rehabilitasi oleh BNK Kukar.

“ Kalau ketergantungannya tinggi, rehabnya bisa sampai enam bulan di Tanah Merah, tapi kalau rendah saja, biasanya kita rehab di Yayasan Sekata (Selamatkan Anak Kita) di Jalan Bougenville Tenggarong,” urai Romi. (Bay)

Berikan Tanggapanmu