BENTUK SOLIDARITAS : Aiptu I Ketut Diasa bersama warga di Desa Kerta Buana saat membuat Panjor, Minggu (21/7/2019) pagi. (ist)

1News.id, Kutai Kartanegara – Jelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan pada, Rabu (24/7/2019) mendatang. Seluruh umat beragama Hindu di Desa Kerta Buana, L4, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (21/7/2019) hari ini mulai disibukkan dengan sejumlah aktifitas, salah satunya membuat Penjor.

Tak hanya warga setempat saja, pembuatan Penjor juga dilakukan oleh anggota Polri yang beragama Hindu.

“ Iya mas, semua warga beragama Hindu disini (Kerta Buana,Red) bersama-sama membuat Penjor guna menyambut Hari Raya Galungan dan Kuning yang dilaksanakan enam bulan sekali dalam setahun,” jelas Tokoh Masyarakat Hindu, Aiptu I Ketut Diasa kepada harian ini, Minggu sore.

Untuk diketahui, Penjor adalah simbol suara sarana upacara dalam merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan, sekaligus simbol untuk memberikan keselamatan dan kesejahteraan. Selain itu, Penjor juga digunakan umat Hindhu di Bali dan sekitarnya saat upacara keagamaan.

“ Jadi setiap Pure Umat Hindhu dimanapun pasti melaksanakan pesembahyangan dan bersama-sama membuat Penjor ini,” kata Ketut, Bhabinkamtibmas Desa Mulawarman ini.

Pria yang bertugas di Polsek Tenggarong Seberang ini mengaku tak susah membuat Penjor. Bahkan hanya dalam waktu satu hari saja, dirinya bersama keluarga dan warga setempat, bisa membuat Penjor berbahan bambu dan janur (daun pohon kelapa) di masing-masing rumah.

“ Satu hari saja selesai mas. Sudah biasa membuatnya,” ungkap Ketut, lagi. (bay)

Berikan Tanggapanmu