KENA TANGKAP : Feri (baju merah) dan Meri (baju abu-abu) saat diamankan di Mako Polres Kukar, Senin (22/7/2019) malam kemarin. (ist)

1News.id, Kutai Kartanegara – Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) bersama Satuan Intelkam Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengamankan dua pemain narkoba. Mereka bernama Meri (25) dan Feri (24), warga Jalan Krama Jaya Blok E, RT 12, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong.

Informasi yang dihimpun. Meri dan Feri diamankan di sebuah bangsalan warna hijau yang terletak di Jalan Krama Jaya RT 12, Senin (22/7/2019) malam kemarin sekitar pukul 22.00 Wita. Saat dilakukan penggerebekan oleh petugas, keduanya sempat kabur dengan melompati jendela dapur.

Namun saat itu, Feri berhasil diamankan, sementara Meri sempat bersembunyi di parit yang berada dibawah kolong rumah tetangga.

Karuan saja, Kanit Idik Intelkam Ipda Encek yang ikut melakukan penangkapan tersebut langsung ambil tindakan. Encek langsung melepaskan tiga kali tembakan ke bawah kolong rumah tersebut agar Meri segera menyerahkan diri.

Ternyata, usaha Encek itu membuahkan hasil. Setelah mendengar suara ledakan senjata, Meri langsung menyerahkan diri dan keluar dengan kondisi dipenuhi lumpur.

“ Ampun pak, ampun. Iya pak saya menyerah,” ucap Meri sambil keluar dari dalam kolong, disaksikan warga dan Ketua RT 12 yang ikut menyaksikan penggerebekan.

Usai keduanya diamankan, petugas kemudian mencari barang bukti yang sempat dibuang oleh Meri. Hingga akhirnya, sebanyak dua poket sabu seberat 9,68 gram brutto berhasil ditemukan disekitaran lokasi penggerebekan.

“ Sabu itu baru saja diambil oleh Feri (kurir,Red) dipinggir jalan Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Kemudian oleh Feri, langsung dibawa ke Tenggarong untuk diserahkan kepada Meri, pengedarnya, di bangsalan tersebut,” jelas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini, Selasa (23/7/2019) siang.

Rencananya, Meri dan Feri ingin memakai sabu tersebut bersama-sama di bangsalan. Tapi setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait seringnya transaksi narkoba di bangsalan itu. Kasat Reskoba bersama Kanit Idik Intelkam dan personil, langsung bergerak untuk melakukan penggerebekan.

“ Selain sabu. Di dalam bangsalan itu, kami juga mengamankan timbangan digital, satu buah bong, satu bal plastik klip, dua buah sendok takar, tiga pipet kaca serta dua unit handphone,” urai Romi.Selanjutnya, Meri dan Feri digiring ke Mako Polres Kukar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“ Keduanya sudah berstatus tersangka. Mereka kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (2) UURI Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tutur Romi. (bay)

Berikan Tanggapanmu