AKHIRNYA PADAM : Petugas gabungan saat melakukan pendinginan di lokasi pabrik plywood milik PT BFI di Penajam, Rabu (31/7/2019) pagi. (ist)

1News.id, PENAJAM – Sebuah pabrik plywood milik PT Balikpapan Forest Industri (BFI) di Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) terbakar. Beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian di tafsir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran ini terjadi sejak, Selasa (30/7/2019) malam pukul 19.29 Wita hingga Rabu (31/7/2019) dini hari pukul 02.30 Wita. Bahkan proses pendinginan masih berlangsung sampai pagi, atau sekitar pukul 08.00 Wita oleh petugas gabungan.

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, melalui Kasat Intelkam AKP Juwadi mengatakan, mengenai penyebab kebakaran masih ditangani Satreskrim Polres PPU. Dugaan sementara diakibatkan konsleting arus listrik yang berasal dari Kantor Produksi II dan merambat ke gudang resin atau kimia.

“ Dugaan sementara konsleting listrik, tapi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini, kita (Polres PPU,Red) akan meminta bantuan Tim Puslabfor Mabes Polri yang berada di Surabaya,” jelas Juwadi kepada harian ini, Rabu pagi.Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan seluas 30×15 meter. Akibatnya sejumlah material beserta plywood siap ekspor hangus jadi arang. Lokasi perusahaan yang sangat jauh menjadi kendala bala bantuan untuk membantu pemadaman. Pasalnya untuk menuju ke lokasi yang letaknya dipinggiran sungai tersebut, harus menempuh perjalanan menggunakan kapal cepat atau speed boat selama 3 jam.

“ Ada jalan daratnya, tapi jauh dan rusak,” ungkap Juwadi.

Meski ketika itu sudah ada tim HSE PT BFI, namun tidak dapat mengatasi besarnya api, karena hanya menggunakan dua unit mobil damkar. Tapi setelah bala bantuan dari DPKP Pos Maridan, Pos Sotek, Pos Penajam, BPBD, PHKT, Kodim 0913/PPU, Polres PPU dan warga bersama-sama melakukan pemadaman, barulah api berhasil dijinakkan. (bay)

Berikan Tanggapanmu