KENA GETAHNYA : Asse, saat diamankan Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon beserta petugas di Perumahan Griya Mukti, Samarinda, Minggu (28/7/2019) siang. (ist)

1News.id, SAMARINDA – Suasana di Perumahan Griya Mukti, Kawasan Sempaja, Kota Samarinda, Minggu (28/7/2019) sore sekitar pukul 14.00 Wita mendadak heboh. Seorang pria mengenakan baju kaos warna abu-abu terlihat berlompat-lompat di atas atap rumah warga tanpa menggunakan safety alias pengaman.

Usut di usut, ternyata pria bernama Asse tersebut merupakan buronan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur. Ketika itu Asse sedang berusaha kabur dari kejaran petugas BNNP. Namun setelah sekian lama melompati satu persatu atap rumah warga layaknya “Spiderman”, Asse akhirnya menyerah setelah petugas melepaskan tembakan peringatan.

“ Pelaku ini buronan atau DPO kami (BNNP Kaltim,Red) sudah sekitar dua bulan. Dia berhasil kabur saat kami melakukan penindakan di Gang Pulau, Jalan Kesehatan dan di Kawasan Belatuk, Samarinda pada bulan puasa lalu,” terang Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon kepada harian ini saat dikonfirmasi.

Sejak menjadi buronan, Asse dikabarkan hilang dari Kota Samarinda. Tapi belakangan, Asse terdengar kembali menyewa sebuah rumah di Perumahan Griya Mukti dan baru ditempati selama 5 hari. Kemudian dari informasi tersebut, BNNP bergerak cepat untuk menciduk Asse yang terkenal licin alias susah ditangkap.

“ Tadi saja mau kabur, untung berhasil kami amankan,” ungkap Tampubolon.

Usai diamankan, Asse lalu dibawa ke Kantor BNNP Kaltim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“ Dia (Asse,Red) ini pengendali peredaran narkoba di Gang Pulau dan Belatuk. Segala kegiatan narkoba di kawasan tersebut dia ini yang mengkoordinirnya. Tapi saat kita melakukan penindakan pada bulan puasa, dia berhasil kabur dan baru berhasil kami amankan hari ini (Minggu,Red),” jelasnya, lagi. (bay)

Berikan Tanggapanmu