UNGKAP KASUS : Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma Trisna saat mempelihatkan BBM jenis premium oplosan yang diamankan dari tangan Nawan. (ist)

1News.id, BENGKULU – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu berhasil mengamankan seorang pelaku penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium oplosan. Dia bernama Suhirman alias Nawan (46) warga Jalan WR Supratman, Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Kapolres Bengkulu AKBP Heru Prianggodo, melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan, pengungkapan premium oplosan ini terjadi, Kamis (25/7/2019) lalu. Saat itu, petugas reskrim berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 35 jerigen ukuran 35 liter atau sebanyak 1.225 liter di kediaman Nawan.

“ BBM jenis premium ini berasal dari SPBU. Dia (Nawan,Red)  membeli dari seseorang berinisial Zu. Kemudian oleh dia disimpan di warung depan rumahnya,” kata Indramawan kepada 1News.id, Jumat (26/7/2019) kemarin.

Aktifitas ini dilakukan Nawan sudah berlangsung selama 7 bulan. Premium yang dipesannya itu di oplos dengan minyak mentah. Selanjutnya dijual kembali ke pengecer di pinggir jalan.

“ Biasanya dia memesan sebanyak 50 liter dengan harga per jerigen Rp 230 ribu. Setelah di oplos, dia menjualnya dengan harga Rp 260 ribu. Sehingga keuntungannnya per jerigen sekitar Rp 30 ribu,” urai mantan Kapolsek Anggana, Polres Kukar ini.

Akibat perbuatannya, Nazam sudah ditahan di Mako Polres Bengkulu. Selain 1.225 liter premium oplosan, polisi juga menyita sebuah drum plastik besar warna hijau, dua buah ember, satu selang, satu pompa, satu corong dan saringan.

“ Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 53 huruf c dan d jo Pasal 53 jo Pasal 54 jo Pasal 23 ayat 2 huruf c UURI Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi (migas). Dimana setiap orang dilarang untuk melakukan penyimpanan, perniagaan bahan bakar tanpa izin usaha penyimpanan dan izin usaha perniagaan,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu