BUKA KEGIATAN : Kapolsek Sangasanga Iptu Muhammad Afnan saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan FGD di Gedung Sandisa. (Ist)

Saat Focus Group Discussion Bersama Polri di Kecamatan Sangasanga

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Masih banyaknya kalangan remaja di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda yang terjerat masalah narkoba menjadi perhatian khusus para Mahasiswa Nusantara yang sedang melaksanakan KKN di Kecamatan Sangasanga.

Hal tersebut disampaikan Robi Hidayatullah, Mahasiswa IAIN Samarinda usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Gedung Sandisa, Rabu (24/7/2019) lalu bersama Polres Kukar, Polsek Sangasanga dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kukar.

“ Melihat fenomena sekarang ini saya sangat prihatin. Peredaran narkoba di Kaltim, terutama di Samarinda sangat membahayakan bagi kalangan remaja,” ungkap Mahasiswa Semester 7 Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) ini.

“ Tentu saja hal tersebut membuat kami (Mahasiswa Nusantara,Red) sedih mengetahui banyak remaja, terutama pelajar dan mahasiswa yang terjerat narkoba,” tambahnya.

Tak hanya itu saja, kekerasan terhadap anak di Kaltim juga terbilang ramai terjadi. Sebelumnya di Tenggarong, seorang bocah wanita berusia 4 tahun dianiaya ibu tiri dan ayah kandungnya. Bahkan beberapa hari lalu, hal tersebut juga terjadi di Kota Samarinda. Dimana terdapat seorang anak dianiaya hingga mengalami patah kaki.

“ Untungnya ada kegiatan ini (FGD,Red), sehingga kami semua bisa memahami bahaya narkoba dan juga terkait kekerasan terhadap anak dan perempuan. Semoga para mahasiswa di Indonesia, khususnya di Kaltim bisa memahami akan bahaya narkoba, demi menjadi penerus bangsa yang berguna bagi Negara dan keluarga,” ucap Robi.

Kegiatan FGD yang mengusung tema “Membangun Kesadaran Remaja Terhadap Narkoba dan Bahayanya Sex Education” ini dibuka secara langsung oleh Kapolsek Sangasanga Iptu Muhammad Afnan. Kegiatan ini juga dihadiri juga sejumlah Muspika Sangasanga, masyarakat dan perusahaan, salah satunya dari PT Adhimitra Baratama Nusantara (ABN).

Sementara untuk pemateri dalam FGD yakni Aiptu M Darsono selaku Seksi Penyuluhan BNK Kukar dan Aiptu Irma sebagai Kanit PPA Polres Kukar.

“ Jadi kegiatan ini kita melaksanakannya bekerjasama dengan Polres Kukar dan Mahasiswa KKN Nusantara. Dimana dalam FGD ini kita bersama-sama membahas masalah narkoba dan kekerasan terhadap anak serta perempuan,” terang Iptu Afnan.

Untuk peserta FGD sendiri, melibatkan 9 Universitas dari sejumlah Kabupaten/Kota di Indonesia, yakni Samarinda, Jember, Surabaya, Malang, Kediri, Ponorogo, Mataram, Madura dan Tulungagung. Bahkan dalam kegiatan ini juga mengundang pelajar SMK 1 Sangasanga.

“ FGD ini sudah sering kita lakukan setiap tahunnya, tapi ini yang pertama kali ditahun 2019,” kata Afnan.

Dengan terlaksanya kegiatan ini, Kapolsek berharap mahasiswa dan pelajar di Sangasanga bisa memahami akan bahaya narkoab dan pentingnya mengawasi lingkungan sekitar.

“ Semoga apa yang disampaikan bisa menjadi pelajaran bagi semua. Kalau bisa apa yang disampaikan oleh pemateri, bisa disampaikan kepada keluarga dan juga tetangga serta teman-teman di sekolah dan kampus,” tuturnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu