1News.id, BALIKPAPAN – Sebanyak 161 peserta dari berbagai universitas di Kalimantan Timur (Kaltim) mengikuti program Cooperative Education Program (COOP) yang diselenggarakan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Program yang telah sukses dilaksanakan sejak 2003 ini sudah mencetak 31 angkatan serta mendapat dukungan penuh dari SKK Migas Kalsul dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku perusahaan induk.

Peserta yang mengikuti program ini berasal dari Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Balikpapan, STT Migas Balikpapan, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Polnes Samarinda. Dari 161 peserta yang mengikuti seleksi sejak April lalu, hanya menyisakan 25 peserta dan telah menjalani seleksi administrasi, tes psikologi, tes bahasa inggris dan wawancara di Kantor PHM Balikpapan, Senin (1/7/2019) lalu.

Executive Vice President Operations and East Kalimantan District Manager PHM, Sunaryanto, menjelaskan, COOP adalah salah satu program CSR dari PHM di bidang pendidikan, dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya para mahasiswa Kaltim.

“ Harapan saya, nantinya mereka akan mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia kerja selama 6 bulan ke depan,” ungkap Sunaryanto.

Dengan menjadi peserta dalam program ini, diharapkan bisa memberikan efek positif terhadap mahasiswa, terutama yang lulus seleksi. Apalagi seleksi yang dilakukan ini, sangat profesional layaknya tes masuk kerja.

“ Semua mahasiswa yang lulus seleksi sangat bagus. Ini kesempatan menunjukkan kualitas dan kapasitas mereka menuju dunia kerja yang sesungguhnya,” katanya, lagi.

Sementara itu, Kepala Divisi Sustainable Development and Societal PHM, Suripno, menambahkan, selain program COOP, banyak program lain di bidang CSR yang masuk dalam bidang pendidikan seperti peningkatan kapasitas guru, fasilitas pendidikan, pemberian beasiswa di sekitar wilayah kerja (WK) Mahakam.

Tercatat di tahun 2019 ini, ada 116 program CSR yang akan disebar di WK Mahakam serta 100 beasiswa yang diberikan. Sehingga lanjut Suripno, ke depan program COOP ini akan terus dilaksanakan setiap tahun.

“ Sejak peralihan WK Mahakam ke PHM, seleksi program COOP sudah tiga kali dilaksanakan. Kami berharap apa yang PHM lakukan dapat mendukung program pemerintah untuk Sustainable Development Goals (SDGs),” jelasnya.

Selanjutnya, Manajer Senior Humas SKK Migas Kalsul, Sebastian Julius, mengapresiasi kegiatan ini. Dirinya menilai, program COOP  ini adalah bagian dari tanggung jawab industri hulu migas dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekitar wilayah operasi.

“ Target kami adalah adik-adik mahasiswa yang masih di bangku perkuliahan di wilayah Kaltim,” kata Sebastian.

Untuk itu, harapnya, implementasi kegiatan ini juga diharapkan tidak berhenti sampai disini.

“ Semoga tidak hanya PHM saja yang terus melakukannya tapi seluruh KKKS bisa ikut berkontribusi,” tegasnya. (*bay)

Berikan Tanggapanmu