1News.id, Kutai Kartanegara – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengamankan empat pemain narkoba. Mereka bernama Agus Riyadi (28) warga Jalan Kartini, Kecamatan Tenggarong, Deni Setiadi (38) warga Jalan FL Thobing, Kecamatan Loa Kulu , M Ozi (44) warga L2 Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, dan Fathur Rosi (37) warga Jalan Wiratama, Kecamatan SamarindaUlu, Kota Samarinda.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi mengatakan, empat pemain narkoba ini diamankan, Selasa (9/7/2019) lalu. Pertama pihaknya mengamankan Agus di Jalan Poros Samarinda – Tenggarong, tepatnya di L1 Desa Bukit Raya sekitar pukul 15.00 Wita oleh Tim Alligator Satreskrim Polres Kukar.

“ Awalnya Tim Alligator yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Aksaruddin sedang melakukan penyelidikan kasus jual beli sepeda motor bodong (tanpa dokumen). Namun saat diamankan, pelaku kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu sebanyakan satu poket seberat 0,84 gram,” jelas Romi kepada harian ini, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Dari pengakuan Agus, sabu itu baru saja dibelinya bersamaan dengan Deni di Samarinda. Kemudian pukul 15.00 Wita, Unit Opsnal Reskoba langsung melakukan penangkapan terhadap Deni di rumah kontrakannya di Jalan FL Thobing.

Tak hanya itu, sewaktu Tim Alligator mengembangkan kasus jual beli sepeda motor bodong. Tim Alligator kembali mengamankan Ozi saat sedang tidur di dalam rumah yang terletak di bilangan Desa Bukit Raya RT 5.

Ketika dilakukan penggeledahan terhadap sopir truk hauling batu bara yang kerap menggunakan Jalan Poros Tenggarong-Samarinda ini, petugas kembali menemukan satu buah pipet kaca berisikan 4,50 gram sabu lengkap dengan sedotan plastik dibawah tempat tidurnya.

“ Setelah diamankan Tim Alligator, kasus ini langsung diserahkan ke Satreskoba untuk dilakukan pengembangan dilapangan,” tuturnya.

Kepada petugas, Agus dan Deni mengaku membeli barang haram itu dari pengedar di Samarinda bernama Fatur. Selanjutnya sekitar pukul 20.00 Wita, petugas melakukan penyamaran dan berhasil mengamankan Fatur di sebuah Guest House yang terletak di Jalan Drs Anang Hasyim, Kelurahan Air Hitam, Samarinda.

“ Waktu kita amankan di Guest House tersebut, pelaku sedang berduaan dengan istri sirinya. Kemudian saat kita lakukan penggeledahan, kita menemukan satu poket sabu seberat 1,02 gram serta 20 butir inex warna merah muda yang disimpan dalam bantal kecil warna merah beserta bukti lainnya,” urai Romi.

Saat ini, lanjut dia, ke empat pemain narkoba ini sudah diamankan di Mako Polres Kukar dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal  114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu