1News.id, Kutai Kartanegara – Sebanyak 62 tim yang berasal dari Akademi dan SSB (Sekolah Sepakbola) di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim) mulai beradu skill dalam Kompetisi Festival Sepakbola (KFS) Usia Dini yang dimulai sejak, Kamis (4/7/2019) kemarin di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Puluhan tim tersebut terbagi menjadi tiga kategori, yakni U-12 sebanyak 33 tim, U-10 sebanyak 21 tim, dan U-8 sebanyak 8 tim.

“ Mereka kita bagi menjadi beberapa grup. Untuk U-12 dan U-10, setiap grupnya terdiri 3 tim, sementara untuk U-8 kita jadikan dua grup yakni di isi 4 tim,” terang Panitia Pelaksana, Andi Indra kepada harian ini, kemarin.Kompetisi tersebut dimulai sejak pukul 11.30 Wita dengan menggunakan dua lapangan. Selama pertandingan berlangsung, selain wasit, panitia juga menyiapkan Video Assistant Referee (VAR) dengan menggunakan dua kamera CCTV di sudut kiri dan kanan. Tujuannya untuk membantu wasit mengawasi pelanggaran yang terjadi selama pertandingan.

“ Ini yang pertama kalinya di Kaltim kita menggunakan sistem VAR untuk mengawasi jalannya kompetisi usia dini ini. Dan benar, saat adanya pelanggaran, wasit dengan mudah melihat tayangan ulang di layar monitor,” jelas Pembina DFC Grup ini.

Satu persatu tim bertanding memperebutkan posisi pertama di grup. Pasalnya, panitia hanya memilih tim yang berada di posisi pertama untuk masuk babak penyisihan, Jumat (5/7/2019) hari ini. Kemudian dari penyisihan tersebut akan ditentukan siapa yang berhasil hingga semi final dan final pada Minggu (7/7/2019) mendatang.Tentu saja, KFS ini mendapat dukungan penuh dari Asprov PSSI Kaltim dan Askab PSSI Kukar, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Menyaksikan langsung dilapangan, Kepala Dispora, Awang Ilham mengaku sangat senang sekali adanya kompetisi ini. Apalagi lanjutnya, kompetisinya dilaksanakan saat libur sekolah.

“ Sangat baik sekali ini dan sangat positif. Karena libur sekolah, para orang tuanya juga bisa ikut menyaksikan kemajuan anak-anaknya dalam olahraga sepakbola,” ucap Awang kepada pewarta.

Bahkan, tambahnya, ke depan Dispora Kukar akan berusaha meningkatkan kembali program seperti ini di Kukar dengan menggandeng pihak swasta.

“ Saya akan berusaha agar kompetisi seperti ini bisa lebih ditingkatkan lagi. Apalagi kita lihat, banyak sekali yang berminat,” terangnya.

Sementara itu, Pembina DFC Grup, Rita Agustina berharap, kompetisi seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“ Kalau bisa tiap bulan atau tiap tahun harus ada. Karena moment ini yang kita harapkan untuk pembinaan anak usia dini. Apalagi kita lihat, antusias anak-anak sangat tinggi,” ungkap Rita.Untuk itu, pinta Rita, dengan adanya kompetisi ini, khususnya Dispora, bisa memberikan apresiasi berupa turnamen sendiri untuk usia dini. Karena, terangnya, saat ini yang melaksanakan KFS ini adalah divisi sendiri alias DFC Grup.

“ Saya harap Dispora mau, sehingga ada pembinaan atlet secara turnamen. Karena kita (DFC,Red) ada Bupati Cup, mudah-mudahan nantinya akan ada Bupati Cup untuk usia dini,” tutur Rita. (bay)

Berikan Tanggapanmu