EDAR NARKOBA : Santi warga Tenggarong saat diamankan Satreskoba Polres Kukar, Jumat (26/7/2019) lalu. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Hampir setiap hari kasus narkoba di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil diungkap aparat kepolisian. Namun hal tersebut tak membuat para pelaku lainnya jera. Buktinya, Jumat (26/7/2019) sore lalu sekitar pukul 15.00 Wita, Satreskoba Polres Kukar kembali mengamankan seorang pengedar narkoba.

Dia bernama Endang Susanti alias Santi (34) warga Jalan Usaha Tani Gang 5, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong. Dari tangan Santi, petugas mengamankan barang bukti 1 poket sabu seberat 0,46 gram beserta sendok takar, timbangan digital, serta bukti lainnya.

“ Barang bukti tersebut sempat dibuang oleh pelaku di belakang rumah. Untungnya anggota melihat dan langsung mengamannya,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini, Minggu (28/7/2019) siang.

Kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat, bahwa di Jalan Usaha Tani, tepatnya di Gang 5 kerap terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan informasi itu, Kasat memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya, petugas berhasil mengantongi identitas Santi, ibu tiga anak.

Selanjutnya, petugas langsung bergerak melakukan penggerebekan ke dalam rumah Santi.

“ Waktu mau diamankan, pelaku kami temukan sedang duduk di dalam kamar bersama seorang lelaki,” ucap Romi.

Karena kedapatan memiliki sabu, Santi hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mako Polres Kukar. Santi terpaksa menyusul suaminya yang lebih dulu di penjara di Lapas Samarinda dengan kasus yang sama.

“ Pelaku sudah lama menjual sabu. Setiap bertransaksi narkoba, pelaku tidak pernah bertemu langsung dengan pembeli. Biasanya dana untuk membeli di kirim via transfer, kemudian barulah pelaku meletakkan barang di jalanan sekitaran Tenggarong dan diambil pembelinya,” urai Kasat.

Saat ini, Santi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Santi dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu