1News.id, Kutai Kartanegara – Beredar kabar adanya kasus penganiayaan seorang anak di Tenggarong oleh ibu tiri dan bapak kandungnya sendiri, membuat aparat kepolisian geram. Sehingga senin (8/72019) kemarin, Tim Alligator Satreskrim Polres Kukar bersama Tim Trisula Polsek Sebulu dan Polsek Tenggarong langsung turun ke lapangan untuk menyelidikinya.

Hasilnya, pasangan suami istri (pasutri) penganiaya anak berinisial AN tersebut berhasil diamankan. Mereka bernama Nur Alamsyah (25) dan Hanik Andika Setiawati (27), warga Jalan Swadaya RT 03, Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong.

“ Keduanya sudah kami amankan. Istrinya sekitar pukul 23.30 Wita dirumahnya di Bukit Biru, kemudian barulah suaminya di Jalan Mangkuraja, ketika sedang bekerja di pemotongan ayam,” jelas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa kepada wartawan, Senin kemarin.

Mengenai motif penganiayaan ini, pihak kepolisian masih menyelidiknya. Namun pasutri tersebut mengakui telah menganiaya AN.

“ Mereka mengakui. Bahkan dari tangan mereka kami juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sapu ijuk yang sudah patah, centongan serta karung,” urai Damus.

Sapu ijuk yang patah itu, digunakan Alamsyah untuk memukul tubuh AN, sementara centong digunakan Hanik untuk memukul AN juga. Sedangkan karung yang diamankan, digunakan Hanik untuk menakut-nakuti AN akan dibuang ke sungai.

“ Akibat penganiayaan ini, ibu tiri dan bapak kandung korban sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Keduanya kami jerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 44 Ayat (1) UU Nomor 23 Th.2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau Pasal 80 Ayat (1) UU Nomor 35 Th.2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” terang Kasat. (bay)

Berikan Tanggapanmu