SENANG BERDAKWAH : Almarhum Ahmad Najib Khoeroni mengenakan baju hijau (pertama dari kiri), yang menjadi korban longsor di areal kerja PT Berau Coal semasa hidupnya. (ist) 

Karyawan Tambang Batu Bara yang Tewas Tertimbun Longsor di Lokasi PT Berau Coal

1News.id, SAMARINDA – Ahmad Najib Khoeroni (28), karyawan PT Buma Lati yang tewas tertimbun longsor di areal pertambangan batu bara milik PT Berau Coal, seharusnya pulang kampung untuk cuti kerja, sekaligus bertemu istri dan anaknya yang masih berusia 8 bulan. Tapi malang, Najib pulang hanya membawa nama saja.

“ Harusnya almarhum (Najib,Red) cuti hari ini (Senin,Red), bahkan almarhum sudah menyiapkan pakaian di dalam tas,” ungkap sahabat Najib yang enggan disebutkan namanya kepada harian ini.

Hingga saat ini Najib terhitung sudah bekerja di PT Buma selama 9 tahun 5 bulan. Selama bekerja disana, Najib juga dipercaya menjadi Ketua Pengurus Masjid Al Falaq milik perusahaan. Bahkan, pemuda yang dikenal ramah ini sangat sering berdakwah di Masjid tersebut.

“ Almarhum senang berdakwah. Almarhum ini dikenal sangat baik dengan semua teman-teman,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Kepala Desa Sambakungan, Rizal. Saat dihubungi, Rizal mengaku prihatin dan sangat kehilangan sosok yang sangat baik tersebut.

“ Saya kenal, tapi tidak dekat. Namun setahu saya, almarhum sangat baik dan orang yang taat ibadah,” terangnya kepada 1News.

Dibalik kejadian ini, Rizal mengucapkan hanya bisa mengambil hikmahnya saja. Ia berharap hal ini jangan sampai terulang lagi.

“ Kalau bisa ini yang terakhir. Ini sudah takdir almarhum dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan kerja yang menimpa Najib terjadi di areal tambang batu bara milik PT Berau Coal, tepatnya di PIT Low Wall Buma 3 atau lokasi kerja PT Buma Site Lati yang berada di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Minggu (28/7/2019) sore kemarin.

Kejadian ini berawal saat Najib yang menjabat sebagai Foreman Produksi sedang bertugas mengawasi pekerjaan di areal pertambangan. Namun sekitar pukul 15.45 Wita, tanah yang berada tepat di atas dinding galian dimana Najib sedang berdiri mendadak bergerak alias longsor. Hingga akhirnya Najib tertimbun longsor dan ditemukan dengan kondisi meninggal dunia usai dilarikan ke rumah sakit. (bay)

Berikan Tanggapanmu