AKIBAT CABUL : HP saat diamankan Kanit Reskrim Aiptu Makmur Jaya usai dilaporkan ke Polsek Loa Kulu, Selasa (18/6) siang lalu karena mencabuli siswi kelas 2 SMP yang dikenalnya di Facebook. (ist)

1News.id, Kutai Kartanegara– Zaman digital sekarang ini sangat mudah mencari kenalan baru di media sosial (medsos). Untuk itu diharapkan kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya yang masih remaja. Jangan sampai, hal yang tidak diinginkan terjadi.

Seperti yang dialami Bunga (16), seorang siswi kelas 2 SMP di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini. Akibat berkenalan dengan seorang pria di Facebook, Bunga menjadi korban pencabulan. Parahnya lagi, pria yang baru dikenalnya seminggu lalu tersebut sudah memiliki istri.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Loa Kulu Iptu Darwis Yusuf menerangkan, pencabulan terhadap Bunga itu dilakukan HP (24) warga Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu pada Minggu (16/6/2019) siang lalu sekitar pukul 12.30. Saat itu HP melakukannya di rumah orang tuanya di Desa Jongkang.

“ Jadi pelaku dan korban ini statusnya berpacaran. Mereka berkenalan dari Facebook sekitar seminggu lalu dan baru bertemu sebanyak dua kali. Pertama dirumah nenek korban, kedua saat malam minggu kemarin,” jelas Darwis kepada harian ini, Kamis (20/6/2019) pagi.

Merasa sudah berpacaran, HP lalu mengajak Bunga untuk membesuk ibunya yang lagi sakit di rumahnya di Desa Jongkang. Disanalah pencabulan tersebut terjadi. Usai mempertemukan Bunga dengan ibunya, HP lalu mengajak Bunga masuk ke dalam kamar.

“ Didalam kamar itulah korban dicabuli oleh pelaku sebanyak satu kali. Ketika itu pelaku memegang bagian sensitif korban,” terang Kapolsek.

Sadar cucunya belum pulang ke rumah sejak siang, neneknya langsung menghubungi kakak Bunga. Ketika itu neneknya mengatakan kalau Bunga sempat izin jalan bersama HP ke Desa Jongkang. Mendapat kabar tersebut, kakak Bunga langsung mendatangi rumah HP.

Setibanya dirumah HP, kakaknya langsung mencari keberadaan Bunga. Ketika itu kakaknya menemukan Bunga sedang berada di dalam kamar HP. Kemudian, lanjut Darwis, Bunga dibawa pulang oleh kakaknya.

“ Waktu dirumah, korban mengeluh kesakitan dibagian kemaluannya. Ketika ditanya, korban menceritakan telah dicabuli oleh pelaku,” katanya.

Mendapat pengakuan Bunga, pihak keluarga tak terima dan langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Loa Kulu. Kemudian Unit Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Makmur Jaya langsung mengamankan HP di Desa Jongkang.

“ Pelaku sudah kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku memang benar sudah memiliki istri, tapi kabarnya dalam proses perceraian,” tutur Darwis.

Akibat perbuatannya, HP dijerat dengan Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak Jo Pasal 82 ayat (1) UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu