TERUS MENCARI : Penyelam dari PT PHM usai menyelam di Sungai Jembatan Dondang, Minggu (16/6/2019) kemarin didampingi Polsek Muara Jawa dan Koramil serta masyarakat. (Photo : Bayu/1News)

1News.id, Kutai Kartanegara – Pencarian jasad Julak Gigi (60) warga Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tewas dibunuh dan dibuang di Sungai Jembatan Dondang oleh Ikhsan (31) seorang pedagang nasi goreng di Kecamatan Muara Jawa terus dilakukan.

Bahkan pada pencarian Minggu (16/6/2019) kemarin, Polsek Muara Jawa bersama Koramil setempat dan masyarakat dibantu oleh Tim PT Lancar Rezeki Berkat Jaya, sub kontraktor dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Menggunakan alat selam khusus dari PHM tersebut, penyelam mencoba mencari jasad Julak yang katanya terbungkus karung dan dibuang di sungai bawah jembatan. Selama dua jam penyelam mencari dengan cara meraba-raba karena kondisi di dalam sungai gelap.

“ Iya mas, di dalam tidak kelihatan sama sekali. Gelap atau pandangan zero (nol),” kata Ilham, Ketua Tim Pencarian dari PT PHM kepada awak media.

Ketika penyelaman, ditemukan sejumlah karung dan diangkat ke atas kapal. Namun karung-karung itu tidak berisikan tubuh Julak, melainkan pasir dan batu yang digunakan sebagai pemberat saat menambat kapal.

Untuk kedalaman sungai dan arusnya, Ilham mengatakan sekitar 7 meter dengan kecepatan arus 0,8 knot.

“ Kalau 7 meter biasanya penyelaman bisa sampai dua jam. Melihat arus sungai yang hanya 0,8 knot, penyelaman masih aman untuk dilakukan,” terangnya.Sementara itu, Yanto penyelam dari PHM tersebut tampak kehausan usai keluar dari dalam sungai. Dia mengaku tak bisa melihat apapun ketika berada melakukan pencarian jasad Julak Gigi.

“ Gelap mas, nggak bisa kelihatan sama sekali di dalam sungai,” ucap pria yang juga pernah membantu pencarian korban Lion Air ini.

Kemudian, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Muara Jawa AKP Pormelli Hasugian, didampingi Wakapolsek Muara Jawa Iptu Musiran mengatakan, memasuki hari ke empat ini pihaknya masih berusaha mencari jasad Julak Gigi bersama masyarakat. Karena pencarian dibawah jembatan tidak membuahkan hasil. Pencarian dilakukan dengan cara menyisiri sepanjang sungai di Dondang.

“ Kita akan terus cari sampai dapat. Saat ini kami mencoba menyisiri pinggiran sungai, sementara masyarakat ada yang masih mencoba mencari dibawah jembatan. Semoga korban cepat ditemukan, mohon doanya,” kata Musiran, Senin (17/6/2019) pagi. (bay)

Berikan Tanggapanmu