KONDISI DESA : Jalan-jalan yang berada di sejumlah desa di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara masih banyak yang rusak.

1News.id, JAKARTA – Mengetahui adanya kabar masih banyaknya jalan yang rusak di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui pemberitaan media online, Kantor Staf Presiden (KSP) di Istana Negara, Jakarta angkat bicara.

Mengenai hal tersebut, Tenaga Ahli KSP Republik Indonesia (RI) Enda Ginting meminta permasalahan ini agar segera ditindak oleh Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) di masing-masing desa. Jika BPD tidak bereaksi, maka warga berhak meminta risalah agar dilakukan Musyawarah Desa (Musdes) untuk melihat apa saja rencana pemanfaatan Dana Desa (DD) yang diberikan langsung dari pusat.

“ Kalau bisa, ajak perwakilan dusun dan babinsakamtibmas (babinsa-bhabinkamtibmas). Saya minta ini disampaikan kepada mereka kalau ini permintaan dari Kantor Staf Presiden. Jika Babibsakamtibmas tidak reaktif, kabarkan segera ke saya,” pinta Ginting kepada 1News, Kamis (20/6/2019) kemarin.

Nanti, lanjutnya, dari risalah Musdes dan rincian APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanda Desa), bisa dilihat apa rencana pemanfaatan dana desanya.

“ Jika terlihat ada indikasi penyalahgunaan wewenang atau informasi yang diberikan ke warga salah, ada beberapa pilihan yang harus ditindak lanjuti, seperti melapor ke Satuan Petugas (Satgas) Dana Desa, meminta Kepala Desa (Kades) dan BPF memprioritaskan kembali jalan yang rusak, serta melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat,” ucap Ginting.

Tapi tambahnya, pada dasarnya rencana pemanfaatan dana desa harus sesuai dengan kesepakatan Musdes dan harus tunduk pada Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda) tentang kewenangan desa. 

Sekedar diketahui, belakangan ini banyak beredar di media sosial (medsos) dan media online perihal foto-foto jalan rusak di sejumlah desa di Tenggarong Seberang hingga menjadi kritikan warganet. Bahkan banyak masyarakat yang terjatuh akibat jalan rusak yang dipenuhi lumpur. Dari pantauan harian ini, jalan rusak terdapat di Desa Mulawarman, Desa Karang Tunggal, Desa Separi dan beberapa desa lainnya di beberapa kecamatan lain. (Leo)

Berikan Tanggapanmu