TERDUGA CURANMOR : Nasrullah saat diamankan di Mapolresta Samarinda. Pria bertatto ini selain diduga terlibat kasus curanmor, juga kedapatan membawa badik saat diamankan, Rabu (26/6/2019) malam di Pasar Segiri. (ist)

1News.id, SAMARINDA – Apes bagi Nasrullah (35) warga pendatang asal Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Samarinda. Pria bertatto ini ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik ketika berada di Pasar Segiri, Kota Samarinda, Rabu (26/6/2019) malam kemarin sekitar pukul 22.30Wita.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, didampingi Kasubag Humas Ipda Danovan menerangkan, tertangkapnya Nasrullah ini berawal saat Unit Reskrim sedang melakukan pengembangan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Komplek Pasar Segiri dan mencari keberadaan Nasrullah, terduga curanmor.

Setibanya di Jalan Niaga, petugas melihat Nasrullah sedang berdiri sendirian di sekitaran Pasar Segiri. Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengamankannya.

“ Sewaktu dilakukan penggeledahan, terduga pelaku curanmor ini kedapatan membawa sebilah sajam jenis badik sepanjang 20 cm di pinggang lengkap dengan sarungnya,” kata Danovan kepada harian ini, Kamis (27/6/2019) siang.

Oleh petugas, Nasrullah ditanya untuk apa membawa badik tersebut. Kemudian dijawab Nasrullah untuk berjaga-jaga apabila ada yang berniat jahat kepadanya. Setelah itu Nasrullah dibawa ke Mapolresta Samarinda guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“ Saat ini pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” terang Danovan. (Vie)

Berikan Tanggapanmu