BANTU MASYARAKAT : Petugas Polresta Samarinda saat membantu masyarakat yang ingin menuju Bandara APT Pranoto Samarinda karena tidak bisa melewati banjir di Jalan Panjaitan, Minggu (9/6/2019) siang. (ist)

1News.id, SAMARINDA – Banjir besar melanda sejumlah kawasan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (9/6/2019) sejak malam hingga siang hari ini. Bahkan akses utama menuju Bandara APT Pranoto Samarinda juga terputus akibat banjir dalam yang terjadi dipersimpangan Perumahan Alaya hingga Jalan Panjaitan tersebut.Akibatnya, sejumlah penumpang yang ingin mengejar penerbangan banyak yang gagal atau terlambat menuju bandara. Mereka terpaksa mencari tumpangan truk milik masyarakat atau yang disediakan petugas keamanan.

Melihat kondisi tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Rivianto langsung bertindak cepat. Dia memerintahkan semua satuannya untuk turun ke lokasi banjir membantu masyarakat yang memerlukan bantuan. Bahkan, Satuan Sabhara Polresta Samarinda juga menurunkan beberapa unit mobil atau truk polisi untuk mengangkut para penumpang yang ingin ke bandara.

“ Iya, tadi banyak masyarakat yang tidak bisa ke bandara karena banjir. Kemudian mereka kami antarkan ke bandara menggunakan truk dinas Sabhara,” kata Kasubag Humas Polresta Samarinda, Iptu Danovan kepada harian ini.Sementara itu, Kasat Lantas Kompol Erick Budi Santoso saat dikonfirmasi di lokasi banjir mengatakan, saat ini banjir di Jalan Poros Samarinda-Bontang atau ke bandara tersebut sudah mengalami penurunan sejak pukul 12.00 Wita. Hingga saat ini sejumlah mobil perlahan sudah melintasi jalan itu.

“ Saat ini sudah mulai surut, tapi masih terdapat genangan sehingga arus lalu lintas belum normal,” terangnya.

Untuk diketahui, beberapa ruas jalan di Kota Samarinda tergenang banjir. Tak hanya di Jalan Panjaitan saja, tetapi juga terjadi Jalan Wahid Hasyim, Kawasan Sempaja, Jalan Juanda, serta beberapa titik lainnya.

“ Kami imbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Perhatikan anak-anak anda, jangan sampai lengah sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbau Danovan. (Vie)

Berikan Tanggapanmu