JARINGAN NARKOBA : Kaur Bin Ops (KBO) Satreskoba Polres Kukar, Iptu Darnuji didampingi Iptu Warsidi saat memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari tiga pemain narkoba di Tenggarong. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menangkap tiga pemain narkoba. Mereka bernama Rahmat Hidayat alias Memet (25) warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Aji Dery Aruanto (24) warga Desa Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, dan Riko (25) warga Desa Perian, Kecamatan Muara Muntai, Kukar.

“ Saat ini ketiganya sudah kami amankan di Mapolres Kukar,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini, Rabu (15/5/2019) malam.

Tiga jaringan narkoba di Tenggarong ini ditangkap, Rabu (15/5/2019) malam disebuah kosan yang terletak di Jalan Pesut RT 002, Kelurahan Timbau, Tenggarong.

“ Yang pertama kami amankan adalah Memet, pada Selasa (14/5/2019) malam sekitar pukul 10.00 Wita, kemudian barulah Aji dan Riko yang kami amankan sekitar pukul 01.00 Wita,” urai Romi.

Terungkapnya kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Pesut, tepatnya di sebuah kosan, kerap terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan informasi tersebut, Kasat beserta Unit Opsnal Reskoba langsung bergerak guna melakukan penyelidikan dilapangan.

“ Sewaktu dilapangan, kami berhasil mengantongi identitas pelaku beserta kosan tempatnya melakukan transaksi. Kosan itu dihuni oleh Memet,” kata Kasat.

Tanpa menunggu lama, Kasat beserta petugas langsung menggerebek kosan yang dihuni Memet. Saat itu, petugas menemukan sendok takar dan timbangan digital yang berada di depan Memet.

“ Ketika kami tanya dimana dia (Memet,Red) menyimpan barang (Sabu,Red). Dia mengatakan masih dalam perjalanan dari Samarinda ke Tenggarong,” ucapnya.

Ternyata, narkoba yang dimaksud Memet tersebut dibawa oleh Aji dan Riko. Keduanya diminta Memet untuk membeli sabu kepada bandar di Samarinda. Usai mengambil barang, Aji dan Riko kembali ke Tenggarong. Sampai akhirnya, keduanya diamankan di kosan Memet.

“ Kedua pelaku lainnya kami ciduk 3 jam setelah Memet diamankan. Saat itu keduanya baru tiba di kosan menggunakan sepeda motor,” tutur Romi.

Dari tangan Aji dan Riko, petugas berhasil mengamankan tiga poket sabu seberat 6,95 gram brutto di dalam bungkus rokok. Sabu tersebut baru dibeli dari bandar dengan harga Rp 6,2 juta. Selain itu, petugas juga menyita 3 unit handphone.

“ Dari tiga pelaku yang kami amankan, satu orang berstatus residivis yakni Riko. Mereka ini satu jaringan, Memet dan Riko yang mengedarkan sabu di Tenggarong, sedangkan Aji sebagai kurir,” beber Kasat.

Akibat perbuatannya, ketiganya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara hingga hukuman mati. (bay)

1 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah. Terima kasih satreskoba polres kukar atas kesuksesannya dlm upaya pemberantasan narkoba di wilayah ini. Sebuah perjuangan yg sangat patut diapresiasi

Berikan Tanggapanmu